Revolusi Health Tech: Asuransi Astra Rilis Fitur Baru, Pasien Tak Perlu Lagi Antre Obat dan Bayar di Kasir
Kamis, 13 November 2025 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Angka ini melengkapi ekosistem luas Garda Medika yang telah beroperasi lebih dari 17 tahun, dengan total jaringan mencapai 4.990 provider (termasuk rumah sakit, klinik, optik, dan apotek) yang tersebar di 79 kota.
Maximiliaan Agatisianus, President Director Asuransi Astra, menegaskan bahwa digitalisasi layanan adalah kunci untuk memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi peserta.
“Ketika masuk di industri ini, kami sadar bahwa yang dimaksud dengan perlindungan kesehatan bukanlah sekedar membayar klaim berobat peserta, namun yang jauh lebih penting adalah memberikan pengalaman akses layanan kesehatan yang baik,” ujar Maximiliaan.
Ia berharap kolaborasi digital dengan grup rumah sakit besar ini dapat menjawab kebutuhan peserta akan layanan yang cepat (seamless) dan modern.
Peluncuran ini menandai standar baru dalam layanan asuransi kesehatan di Indonesia, di mana teknologi tidak hanya digunakan untuk administrasi polis, tetapi secara nyata mempermudah fisik dan psikis pasiensaatberobat.
Maximiliaan Agatisianus, President Director Asuransi Astra, menegaskan bahwa digitalisasi layanan adalah kunci untuk memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi peserta.
“Ketika masuk di industri ini, kami sadar bahwa yang dimaksud dengan perlindungan kesehatan bukanlah sekedar membayar klaim berobat peserta, namun yang jauh lebih penting adalah memberikan pengalaman akses layanan kesehatan yang baik,” ujar Maximiliaan.
Ia berharap kolaborasi digital dengan grup rumah sakit besar ini dapat menjawab kebutuhan peserta akan layanan yang cepat (seamless) dan modern.
Fitur Pendukung dan Layanan Darurat
Selain Express Discharge, aplikasi Garda Mobile Medcare telah memiliki rangkaian fitur digital lain seperti E-card (kartu digital), E-claim (klaim digital), E-consultation (telemedicine), dan Express Appointment (janji temu dokter).Peluncuran ini menandai standar baru dalam layanan asuransi kesehatan di Indonesia, di mana teknologi tidak hanya digunakan untuk administrasi polis, tetapi secara nyata mempermudah fisik dan psikis pasiensaatberobat.
(dan)
Lihat Juga :