Revolusi Health Tech: Asuransi Astra Rilis Fitur Baru, Pasien Tak Perlu Lagi Antre Obat dan Bayar di Kasir
Kamis, 13 November 2025 - 17:02 WIB
loading...
Mengadopsi teknologi digital untuk memangkas antrean, Garda Medika meluncurkan fitur Express Discharge yang memungkinkan pasien langsung pulang usai konsultasi tanpa perlu mengurus administrasi dan obat di rumah sakit. Foto: Asuransi Astra
A
A
A
JAKARTA - Di era digital, industri asuransi kesehatan tak lagi sekadar berperan sebagai penjamin biaya (payer), tetapi dituntut menjadi mitra teknologi yang mempermudah akses layanan kesehatan.
Menjawab tantangan ini, Garda Medika, produk asuransi kesehatan korporasi dari Asuransi Astra, meluncurkan inovasi berbasis teknologi bertajuk Express Discharge.
Fitur baru yang diperkenalkan di Jakarta, Selasa (12/11), ini dirancang untuk menjawab keluhan utama (pain point) pasien rawat jalan: waktu tunggu yang lama.
Biasanya, setelah konsultasi dokter, pasien yang sedang sakit harus kembali mengantre panjang untuk pembayaran di kasir dan pengambilan obat di farmasi.
Dengan Express Discharge, proses birokrasi manual tersebut dipangkas habis.
Cara Kerja Teknologi: Satu Klik, Langsung Pulang
Inovasi ini bekerja melalui integrasi sistem antara aplikasi Garda Mobile Medcare dengan sistem informasi rumah sakit.
Mekanismenya sederhana. Setelah pasien menyelesaikan konsultasi rawat jalan—baik yang mendaftar melalui fitur Express Appointment maupun datang langsung (walk-in)—sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi Express Discharge ke ponsel peserta.
Peserta hanya perlu melakukan satu kali klik pada notifikasi tersebut untuk memproses pembayaran secara digital dan meminta pengantaran obat. Setelah itu, pasien diizinkan langsung pulang. Obat-obatan yang diresepkan dokter akan diantar langsung oleh layanan kurir ke alamat yang dituju.
Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kolaborasi dengan penyedia layanan kesehatan.
Berdasarkan data perusahaan, saat ini fitur Express Discharge sudah terintegrasi dan dapat digunakan di 53 cabang rumah sakit yang tergabung dalam 5 grup besar di Indonesia, yaitu:
Primaya Hospital Group
Mitra Keluarga
Eka Hospital Group
EMC Healthcare
Hermina Hospitals Group
Angka ini melengkapi ekosistem luas Garda Medika yang telah beroperasi lebih dari 17 tahun, dengan total jaringan mencapai 4.990 provider (termasuk rumah sakit, klinik, optik, dan apotek) yang tersebar di 79 kota.
Maximiliaan Agatisianus, President Director Asuransi Astra, menegaskan bahwa digitalisasi layanan adalah kunci untuk memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi peserta.
“Ketika masuk di industri ini, kami sadar bahwa yang dimaksud dengan perlindungan kesehatan bukanlah sekedar membayar klaim berobat peserta, namun yang jauh lebih penting adalah memberikan pengalaman akses layanan kesehatan yang baik,” ujar Maximiliaan.
Ia berharap kolaborasi digital dengan grup rumah sakit besar ini dapat menjawab kebutuhan peserta akan layanan yang cepat (seamless) dan modern.
Peluncuran ini menandai standar baru dalam layanan asuransi kesehatan di Indonesia, di mana teknologi tidak hanya digunakan untuk administrasi polis, tetapi secara nyata mempermudah fisik dan psikis pasiensaatberobat.
Menjawab tantangan ini, Garda Medika, produk asuransi kesehatan korporasi dari Asuransi Astra, meluncurkan inovasi berbasis teknologi bertajuk Express Discharge.
Fitur baru yang diperkenalkan di Jakarta, Selasa (12/11), ini dirancang untuk menjawab keluhan utama (pain point) pasien rawat jalan: waktu tunggu yang lama.
Biasanya, setelah konsultasi dokter, pasien yang sedang sakit harus kembali mengantre panjang untuk pembayaran di kasir dan pengambilan obat di farmasi.
Dengan Express Discharge, proses birokrasi manual tersebut dipangkas habis.
Cara Kerja Teknologi: Satu Klik, Langsung Pulang
![Revolusi Health Tech: Asuransi Astra Rilis Fitur Baru, Pasien Tak Perlu Lagi Antre Obat dan Bayar di Kasir]()
Inovasi ini bekerja melalui integrasi sistem antara aplikasi Garda Mobile Medcare dengan sistem informasi rumah sakit.
Mekanismenya sederhana. Setelah pasien menyelesaikan konsultasi rawat jalan—baik yang mendaftar melalui fitur Express Appointment maupun datang langsung (walk-in)—sistem akan secara otomatis mengirimkan notifikasi Express Discharge ke ponsel peserta.
Peserta hanya perlu melakukan satu kali klik pada notifikasi tersebut untuk memproses pembayaran secara digital dan meminta pengantaran obat. Setelah itu, pasien diizinkan langsung pulang. Obat-obatan yang diresepkan dokter akan diantar langsung oleh layanan kurir ke alamat yang dituju.
Ekosistem Digital dan Kolaborasi RS
Langkah Asuransi Astra ini menunjukkan pergeseran tren Health Tech di industri asuransi, di mana fokus berpindah dari sekadar klaim menjadi pengalaman pengguna (user experience).Keberhasilan sistem ini sangat bergantung pada kolaborasi dengan penyedia layanan kesehatan.
Berdasarkan data perusahaan, saat ini fitur Express Discharge sudah terintegrasi dan dapat digunakan di 53 cabang rumah sakit yang tergabung dalam 5 grup besar di Indonesia, yaitu:
Primaya Hospital Group
Mitra Keluarga
Eka Hospital Group
EMC Healthcare
Hermina Hospitals Group
Angka ini melengkapi ekosistem luas Garda Medika yang telah beroperasi lebih dari 17 tahun, dengan total jaringan mencapai 4.990 provider (termasuk rumah sakit, klinik, optik, dan apotek) yang tersebar di 79 kota.
Maximiliaan Agatisianus, President Director Asuransi Astra, menegaskan bahwa digitalisasi layanan adalah kunci untuk memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi peserta.
“Ketika masuk di industri ini, kami sadar bahwa yang dimaksud dengan perlindungan kesehatan bukanlah sekedar membayar klaim berobat peserta, namun yang jauh lebih penting adalah memberikan pengalaman akses layanan kesehatan yang baik,” ujar Maximiliaan.
Ia berharap kolaborasi digital dengan grup rumah sakit besar ini dapat menjawab kebutuhan peserta akan layanan yang cepat (seamless) dan modern.
Fitur Pendukung dan Layanan Darurat
Selain Express Discharge, aplikasi Garda Mobile Medcare telah memiliki rangkaian fitur digital lain seperti E-card (kartu digital), E-claim (klaim digital), E-consultation (telemedicine), dan Express Appointment (janji temu dokter).Peluncuran ini menandai standar baru dalam layanan asuransi kesehatan di Indonesia, di mana teknologi tidak hanya digunakan untuk administrasi polis, tetapi secara nyata mempermudah fisik dan psikis pasiensaatberobat.
(dan)
Lihat Juga :