Fakta OJK Bikin Ngeri! Cuma 66% Gen Z Paham Keuangan, OVO Garap Mahasiswa UI & UGM
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
Pernyataan ini menggarisbawahi tujuan ganda program: di satu sisi sebagai tanggung jawab sosial, di sisi lain sebagai mekanisme untuk membentuk calon talenta dan konsumen yang memahami produk-produk keuangan digital OVO.
Ekspansi Strategis dan Validasi Akademik
Pada 2025, OVO mempercepat laju program dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) baru:
Universitas Indonesia (UI): Penandatanganan MoU pada 29 Agustus 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), mencakup program magang, rekrutmen, hingga dosen tamu.
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa: Penandatanganan MoU pada 6 Oktober 2025, dengan fokus pada aspek hukum ekonomi digital dan tantangan kejahatan siber.
Langkah ini divalidasi oleh mitra akademik. Yulianti Abbas, Ph.D., Dekan FEB UI, menyebut kolaborasi ini selaras dengan misi universitas.
"Dengan keterlibatan langsung praktisi industri, khususnya dari OVO, mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga melihat penerapannya dalam praktik nyata," kata Yulianti.
Dukungan serupa datang dari Hasbullah, S.H., M.H., Ketua STIH Adhyaksa, dan Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M, dari Kejaksaan Agung RI, yang menyoroti pentingnya kemitraan ini untuk memperkuat literasi hukum dan digital.
Ekspansi Strategis dan Validasi Akademik
![Fakta OJK Bikin Ngeri! Cuma 66% Gen Z Paham Keuangan, OVO Garap Mahasiswa UI & UGM]()
Pada 2025, OVO mempercepat laju program dengan menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) baru:
Universitas Indonesia (UI): Penandatanganan MoU pada 29 Agustus 2025 di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), mencakup program magang, rekrutmen, hingga dosen tamu.
Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Adhyaksa: Penandatanganan MoU pada 6 Oktober 2025, dengan fokus pada aspek hukum ekonomi digital dan tantangan kejahatan siber.
Langkah ini divalidasi oleh mitra akademik. Yulianti Abbas, Ph.D., Dekan FEB UI, menyebut kolaborasi ini selaras dengan misi universitas.
"Dengan keterlibatan langsung praktisi industri, khususnya dari OVO, mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, tetapi juga melihat penerapannya dalam praktik nyata," kata Yulianti.
Dukungan serupa datang dari Hasbullah, S.H., M.H., Ketua STIH Adhyaksa, dan Prof. Dr. Reda Manthovani, S.H., LL.M, dari Kejaksaan Agung RI, yang menyoroti pentingnya kemitraan ini untuk memperkuat literasi hukum dan digital.
Lihat Juga :