Segini Biaya Peluncuran Rudal Korea Utara, Nilainya Fantastis!
Kamis, 29 Agustus 2024 - 17:08 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip laman Los Angeles Times, Kamis (29/8/2024), uji coba waktu itu termasuk rudal balistik antarbenua Hwasong-17 yang masih dalam pengembangan. Sementara sisanya, ada juga beberapa rudal jenis lain yang tidak diketahui namanya.
Berkaitan dengan peluncuran rudal Korea Utara, seorang analis keamanan di Rand Corp bernama Soo Kim menyebut biaya uji coba rudal Korut dapat berkisar dari beberapa juta dolar hingga USD10 juta atau sekitar Rp153,9 miliar (Kurs Rp15.396 per USD). Namun, besaran pastinya sendiri berbeda-beda tergantung pada jenis rudal yang diluncurkan.
Bruce Bennet, pakar lain di Rand Corp mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa rudal jarak pendek yang diuji Korut punya estimasi biaya hingga USD3 juta (Rp46,1 miliar). Sedangkan rudal jarak jauh bisa mencapai USD10 juta (Rp153,9 miliar).
Mengacu pada estimasi biaya di atas, total dana yang dihabiskan Korut untuk uji coba puluhan rudal dalam satu waktu bisa mencapai USD50 juta (Rp769 miliar) hingga USD75 juta (Rp1,1 triliun).
Namun, kembali lagi bahwa perkiraan biaya tersebut masih bersifat kasar. Hal ini mengingat sulitnya informasi akurat karena sifat rahasia pemerintah Pyongyang, khususnya dalam hal militer.
Berkaitan dengan peluncuran rudal Korea Utara, seorang analis keamanan di Rand Corp bernama Soo Kim menyebut biaya uji coba rudal Korut dapat berkisar dari beberapa juta dolar hingga USD10 juta atau sekitar Rp153,9 miliar (Kurs Rp15.396 per USD). Namun, besaran pastinya sendiri berbeda-beda tergantung pada jenis rudal yang diluncurkan.
Bruce Bennet, pakar lain di Rand Corp mengatakan kepada Radio Free Asia bahwa rudal jarak pendek yang diuji Korut punya estimasi biaya hingga USD3 juta (Rp46,1 miliar). Sedangkan rudal jarak jauh bisa mencapai USD10 juta (Rp153,9 miliar).
Mengacu pada estimasi biaya di atas, total dana yang dihabiskan Korut untuk uji coba puluhan rudal dalam satu waktu bisa mencapai USD50 juta (Rp769 miliar) hingga USD75 juta (Rp1,1 triliun).
Namun, kembali lagi bahwa perkiraan biaya tersebut masih bersifat kasar. Hal ini mengingat sulitnya informasi akurat karena sifat rahasia pemerintah Pyongyang, khususnya dalam hal militer.
Lihat Juga :