Inovasi Canggih Kabel yang Diikat pada Atlet Anggar Olimpiade Paris 2024

Minggu, 04 Agustus 2024 - 10:54 WIB
loading...
Inovasi Canggih Kabel...
Inovasi Canggih pada Atlet Anggar. FOTO/ SCIENCE ALERT
A A A
PARIS - Jika Anda menonton Olimpiade Paris 2024, Anda mungkin memperhatikan bahwa atlet anggar diikat dengan tali atau kabel, sehingga mereka tampak seperti dibatasi saat menyerang lawan.

BACA JUGA - Tak hanya Atlet, Teknologi Ini Ikut Bertanding di Olimpiade Paris 2024

Ternyata dengan menghubungkan senjata ke sistem penilaian elektrik melalu tali, para juri dapat dengan mudah dan akurat menentukan siapa yang mencetak poin. Hal ini menghilangkan ketergantungan pada kejujuran peserta dan penilaian visual juri yang mungkin subjektif.

Dimulai pada Tahun 1896 diitemukannya solusi untuk memberi tahu juri secara otomatis ketika terjadi kontak dalam pertandingan anggar. Ini adalah inovasi yang cukup signifikan untuk olahraga yang sangat bergantung pada penilaian visual juri.

Kabel menjadi komponen kunci dalam sistem penilaian ini. Fungsinya adalah menghubungkan senjata yang digunakan oleh pesenam dengan sistem pencatatan yang lebih besar.

Kabel memungkinkan transmisi data tentang kontak antara senjata dua pesenam ke sistem komputer. Data ini kemudian diproses untuk menentukan apakah kontak tersebut sah dan layak mendapat poin.

Sistem gulungan (coil system) yang disebutkan dalam teks merujuk pada mekanisme di dalam senjata yang mendeteksi kontak. Ketika terjadi kontak, mekanisme ini akan mengirimkan sinyal listrik melalui kabel ke sistem penilaian. Sistem penilaian kemudian akan menganalisis sinyal ini dan menampilkan hasil pada papan skor.

Ujung senjata anggar dilengkapi dengan sensor yang sangat sensitif. Ketika ujung senjata menyentuh area target lawan yang sah dan dengan kekuatan yang cukup, sensor akan mengirimkan sinyal listrik.

Kabel yang terhubung ke senjata ini akan mengirimkan sinyal listrik ke sistem penilaian. Kabel ini biasanya tergulung untuk memberikan fleksibilitas gerakan atlet, namun tetap kuat untuk memastikan koneksi yang baik.

"Kabel menghubungkan senjata Anda (foil, saber, atau épée) ke sistem gulungan dan sistem penilaian di klub atau tempat Anda berlatih anggar," Pelatih Michael McTigue dari Northwest Fencing Center menjelaskan dalam video YouTube.

"Kabel memiliki tugas yang cukup berat, karena harus fleksibel dan bergerak, tetapi tidak menghalangi Anda; kabel harus dapat diandalkan, tetapi juga harus ringan." jelasnya

Sinyal listrik yang diterima oleh sistem penilaian akan diproses dengan sangat cepat. Sistem ini akan menentukan apakah pukulan tersebut sah atau tidak, berdasarkan pada area yang terkena, kekuatan pukulan, dan waktu terjadinya.

Jika pukulan dinyatakan sah, sistem penilaian akan memberikan indikasi visual (misalnya, lampu menyala) dan suara (misalnya, bunyi bip) untuk memberi tahu para atlet, juri, dan penonton.

Sistem ini memastikan bahwa setiap pukulan yang sah akan tercatat, sehingga tidak ada peluang bagi atlet untuk "menipu" atau tidak mengakui pukulan yang mereka terima.

Dalam olahraga yang sangat cepat seperti anggar, sangat sulit bagi juri untuk menentukan secara manual siapa yang memukul terlebih dahulu. Sistem penilaian elektrik dapat melakukan ini dengan akurasi yang sangat tinggi dan dalam waktu yang sangat singkat.

Sistem ini juga membantu dalam menstandarisasi penilaian di seluruh dunia, sehingga pertandingan anggar dapat dilakukan dengan aturan yang sama di mana saja.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galaxy Z Flip7 Olympic...
Galaxy Z Flip7 Olympic Edition Resmi Dirilis, Punya Fitur Selfie Podium yang Bikin Iri Penampak
Rinnai Indonesia Luncurkan...
Rinnai Indonesia Luncurkan Smart HOB RB-A2660G(B), Dilengkapi Teknologi Automatic Menu
Ingin Solusi Inovatif...
Ingin Solusi Inovatif untuk Hidup Sehat dan Nyaman di Rumah, Ini Jawabannya
Atlet Cantik Korea Selatan...
Atlet Cantik Korea Selatan Mirip John Wick Ucapkan Terima Kasih ke Elon Musk Setelah Viral!
Strategi Selfie Atlet...
Strategi Selfie Atlet Olimpiade, Dongkrak Penjualan Samsung Galaxy Flip Z
Google Hapus Iklan Gemini...
Google Hapus Iklan Gemini AI dari Olimpiade Paris 2024
Resmi Dipilih dalam...
Resmi Dipilih dalam Munas Yogyakarta, Agus Suparmanto Siap Bawa Anggar Indonesia Go International
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Rekomendasi
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved