Canggih, Benteng Drone NATO Lawan Rusia

Rabu, 29 Mei 2024 - 20:00 WIB
loading...
Canggih, Benteng Drone...
Benteng drone bakal dikembangkan membentang dari Norwegia hingga Polandia. (Foto: Interesting Engineering)
A A A
JAKARTA - Memanasnya perang elektronik berteknologi tinggi antara Rusia dan Ukraina membuat anggota NATO menciptakan benteng drone canggih lawan Rusia.

Benteng drone NATO tadi guna menjaga perbatasan menggunakan unmanned aerial vehicles (UAVs) atau kendaraan udara tanpa awak. Kini, benteng drone tadi bakal dikembangkan membentang dari Norwegia hingga Polandia akan dikembangkan.

Interesting Engineering melansir, Rabu (29/5/2024) sistem anti-drone juga akan digunakan untuk memberikan keamanan terhadap provokasi dari negara musuh. Negara-negara seperti Finlandia, Norwegia, Polandia, dan negara-negara Baltik lainnya telah sepakat untuk membuat benteng tersebut.

“Ini adalah hal yang benar-benar baru dan tujuannya adalah menggunakan drone dan teknologi lainnya untuk melindungi perbatasan kita dari provokasi negara-negara yang tidak bersahabat dan untuk mencegah penyelundupan,” kata Menteri Dalam Negeri Lituania Agnė Bilotaitė.

Baca Juga: 5 Drone Buatan China Paling Terkenal, Mulai Drone Kamera hingga Drone Militer

Lituania telah membuat rencana untuk meningkatkan perlindungan perbatasannya dengan bantuan drone. Dinas Penjaga Perbatasan Negara Lituania baru-baru ini membentuk unit UAV dan sedang dalam proses memperoleh drone tambahan dan sistem anti-drone.

Dengan bantuan para ahli, otoritas nasional negara lain akan menyusun rencana untuk mengembangkan benteng drone . Meskipun tidak ada batas waktu spesifik yang diberikan untuk finalisasi benteng tadi, Bilotaitė menyarankan agar dana Uni Eropa dapat digunakan untuk pembangunannya.

Menteri Dalam Negeri Estonia Lauri Laanemetsjuga mengungkapkan sebuah rencana terkait pengelolaan perbatasan timur dengan teknologi yang mampu mendeteksi dan menjatuhkan drone. Laanemets merasa benteng ini penting ditempatkan di dalam dan di sekitar kota-kota besar. “Pengawasan drone dan kemampuan anti-drone sangat penting untuk pencegahan dan melawan aktivitas pengaruh tetangga kita di wilayah timur,” kata Laanemets.

Baca Juga: Misterius, Drone-Drone Ukraina Berjatuhan Sendiri di Medan Tempur

Lantaran upaya untuk membentengi negara tadi, menurutnya, untuk menghadapi situasi ketika pihak Rusia akan mencoba mengganggu stabilitas keamanan menggunakan drone. Maka, Estonia berkomitmen memertahankan kedaulatannya karena akses fisik ke wilayah Estonia menjadi semakin sulit.

Otoritas negara NATO percaya bahwa Moskow dan Belarus akan terus melakukan segala upaya untuk mengganggu keamanan internal negara sekitarnya. Mereka yakin momen ini harus disikapi dengan kesolidan bersatu melawan Rusia secara tepat waktu dan proporsional.

Kepolisian Estonia dan Dewan Penjaga Perbatasan pun telah menyusun rencana untuk memasang peralatan di sepanjang perbatasan timur untuk mendeteksi drone. Pihak berwenang di Estonia percaya bahwa sangat penting untuk mencakup seluruh perbatasan timur dan kota-kota besar dengan kemampuan pengawasan dan pengendalian drone yang tidak bergerak.

“Untuk menjamin keselamatan rakyat kami, negara Estonia harus mampu, kapan saja, mendeteksi drone yang terbang di atas kami dan juga menjatuhkannya jika diperlukan,” kata Veiko Kommusaar Wakil Direktur Jenderal Kepolisian dan Dewan Penjaga Perbatasan.

Drone saat ini, menurutnya, digunakan sehari-hari oleh para penyelundup. Fungsinya sangat fleksibel, mulai dari alat dukung melakukan kejahatan, mempersiapkan kejahatan, dan untuk mengumpulkan informasi tentang penduduk dan infrastruktur penting.

MG/Maulana Kusumadewa Iskandar
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Rekomendasi
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
Berita Terkini
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved