8 Jam Tangan Michael Schumacher Dilelang, Laku Rp71 Miliar

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:52 WIB
loading...
8 Jam Tangan Michael Schumacher Dilelang, Laku Rp71 Miliar
Delapan jam tangan Michael Schumacher terjual dengan harga hampir Rp71 miliar. (Foto: AFP)
A A A
JAKARTA - Ketenaran mantan pebalap Formula 1 Michael Schumacher membuat barang miliknya masih menjadi perhatian publik. Tak ayal, saat keluarganya melelang delapan jam tangannya, harganya langsung melonjak.

Arabnews melansir, Rabu (15/5/2024), salah satu jam tangan yang dilelang merupakan hadiah dari mantan CEO Ferrari Jean Todt sebagai hadiah Natal pada 2004. Remi Guillemin, Kepala Divisi Jam Tangan untuk Eropa dan Amerika Rumah Lelang Christie's menolak untuk mengidentifikasi pembeli.

Delapan jam tangan milik ikon balap mobil Michael Schumacher terjual pada Selasa (14/5/2024) lalu dengan harga hampir 4 juta Franc Swiss atau sekira Rp71 miliar di sebuah pelelangan di Jenewa.

Jam tangan dari CEO Ferrari Jean Todt pun dihargai 1,5 juta dollar AS atau sekira Rp24 miliar termasuk komisi pembeli.Tampilannya berupa platinum buatan khusus dari F.P. Journe, Vagabondage 1, menampilkan emas putih 18 karat, dominasi warna merah dan gambar logo Ferrari, helm balap Schumacher, dan angka "7" - untuk menghormati tujuh kemenangan Schumacher.



Sedangkan lima jam tangan dalam koleksi Ruthenium - sebuah set kotak - dibeli oleh pembeli yang sama. Sebagian besar dari delapan jam tangan terjual dalam perkiraan pra-penjualan, sebuah Audemars Piguet yang menampilkan emblem kuda Ferrari, terjual dengan harga final 330 ribu Franc atau sekira Rp6 miliar.

Momen lelang ini untuk peringatan 30 tahun kemenangan Kejuaraan Pembalap Formula 1 pada 1994 silam. Deretan jam tangan tersebut sebelumnya dibawa ke New York dan Taipei untuk pameran penjualan.



Sosok Schumacher yang pensiun dari F1 pada 2012 selalu berbagi rekor untuk jumlah gelar F1 terbanyak dengan pembalap Inggris Lewis Hamilton. Kariernya berhenti setelah jatuh saat bermain ski di resor pegunungan Alpen Prancis Meribel dan mengalami cedera otak yang hampir fatal. Sejak dipindahkan dari rumah sakit pada September 2014, ia terus dirawat secara pribadi di rumah keluarga di Swiss.
(msf)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.4965 seconds (0.1#10.140)