Penumpang Panik di dalam Pesawat Super Air Jet, Ini Masalahnya

Senin, 25 Maret 2024 - 09:40 WIB
loading...
Penumpang Panik di dalam...
Pesawat Super Air Jet. FOTO/ DAILY
A A A
JAKARTA - Viral sebuah video yang memperlihatkan kondisi penumpang yang panik di dalam kabin pesawat. Terdengar para penumpang meminta turun karena pesawat tak kunjung terbang setelah menunggu berjam-jam.

BACA JUGA - Super Jet Resmi Beroperasi, Warga Net Pertanyakan THR Lion Air Selama Dua Tahun

Penumpang yang panik disebabkan AC kabin pesawat Super Air Jet mati dan juga diduga mengalami masalah. Terlihat penumpang menggunakan lembar panduan keselamatan untuk menjadi kipas darurat.

Peristiwa tersebut di bagian oleh akun Instagram @undercover.id yang diunggah ulang dari @im_yanza. Pesawat dengan rute Palembang-Jakarta itu dikatakan bakal terbang pada, Jumat (22/3/2024) pukul 12.20 WIB.

Namun pada H-1 keberangkatan, penumpang mendapat pemberitahuan penerbangan dimajukan menjadi pukul 10.30 WIB. Ternyata, penerbangan delay hingga 11.20 WIB, yang membuat penumpang mulai merasa kesal.

“Saat masuk pesawat kondisi sudah panas, tapi semua penumpang masih santai, setelah 20 menit kondisi dalam pesawat makin panas dan beberapa mulai komplain. Jawaban dari petugas bahwa AC akan normal saat lepas landas,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.

Penumpang merasa ada kejanggalan saat petugas di dalam kabin pesawat maupun di luar seperti disibukkan membenahi masalah. Hal itu membuat kondisi tidak kondusif, dan dikatakan hampir semua penumpang meminta turun tapi tidak diizinkan.

“Sampai akhirnya jam 12 lebih semua kompak mau turun dan gak mau berangkat. Di luar ada petugas yang menjelaskan bahwa tidak memungkinkan ganti pasawat karena ini pesawat terakhir dan akan diurus supaya tetap harus berangkat,” bunyi keterangan video.

Dalam video juga terdengar suara petugas kabin pesawat yang meminta penumpang tetap tenang dan duduk di kursinya masing-masing. Terlihat juga sebuah keluarga yang berusaha maju ke depan dengan membawa anaknya yang masih balita dengan kondisi lemas.

Setelah bersitegang dengan petugas, akhirnya penumpang ditawarkan terbang dengan pesawat Lion Air jenis Airbus. Seluruh penumpang sepakat dan akhirnya mereka semua diterbangkan dengan pesawat berbeda dari maskapai lain.

“Jika dilihat atau dibaca oleh orang yang berkepentingan, saran saya jika pesawat memang ada masalah kenapa harus dipaksakan menaikkan semua penumpang. Dan juga dalam kondisi AC mati, otomatis tekanan udara menurun dan di dalam pesawat banyak orang tua dan anak kecil, mereka memiliki risiko tinggi dalam hal pernapasan. Disamping untuk kepentingn bisnis, nyawa dan keselamatan manusia harusnya jauh lebih penting,” tulis keterangan video tersebut.

Melihat peristiwa itu, netizen ramai-ramai berkomentar yang menduga pihak maskapai tak ingin memberikan kompensasi kepada penumpang saat delay. Warganet mengecam perilaku tersebut yang dianggap tidak menghargai penumpang.

“Aslinya delay, tapi dsuruh masuk pesawat dulu aja biar gak harus kasih kompensasi,” tulis @kraska***.

“Cara licik menghemat biaya operasional,” ujar @firdha***.

“Semoga dengan hadirnya airlines baru seperti BBN kualitasnya jauh lebih baik,” ucap @najeeb*
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Jepang Melarang Penggunaan...
Jepang Melarang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April 2026
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved