Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Senin, 06 April 2026 - 14:55 WIB
loading...
Jet siluman seharga triliunan rupiah jadi rongsokan di sarang Garda Revolusi Iran. Foto: ist
A
A
A
IRAN - Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) harus menelan pil pahit setelah jet tempur kebanggaan mereka, McDonnell Douglas (kini Boeing) F-15E Strike Eagle, dilaporkan hancur berkeping-keping akibat tembakan pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).
Tragedi jatuhnya pesawat di wilayah udara selatan Iran ini bukan sekadar kehilangan aset militer, melainkan eskalasi geopolitik yang mengungkap fakta mengerikan: supremasi udara AS tak lagi tak tersentuh.
F-15E bukanlah pesawat sembarangan. Ia adalah "Truk Bom" sekaligus petarung udara garis depan.
Jika varian awal F-15 murni diciptakan untuk dominasi udara, Strike Eagle direkayasa khusus untuk misi serangan presisi jauh ke jantung pertahanan musuh ( deep strike ) tanpa perlu pesawat pengawal.
Mitos ketangguhannya begitu melegenda hingga AS sangat bergantung pada jet ini untuk menembus dan menghancurkan wilayah musuh yang dijaga ketat.
Tragedi jatuhnya pesawat di wilayah udara selatan Iran ini bukan sekadar kehilangan aset militer, melainkan eskalasi geopolitik yang mengungkap fakta mengerikan: supremasi udara AS tak lagi tak tersentuh.
F-15E bukanlah pesawat sembarangan. Ia adalah "Truk Bom" sekaligus petarung udara garis depan.
Jika varian awal F-15 murni diciptakan untuk dominasi udara, Strike Eagle direkayasa khusus untuk misi serangan presisi jauh ke jantung pertahanan musuh ( deep strike ) tanpa perlu pesawat pengawal.
Mitos ketangguhannya begitu melegenda hingga AS sangat bergantung pada jet ini untuk menembus dan menghancurkan wilayah musuh yang dijaga ketat.
Lihat Juga :