Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:18 WIB
loading...
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran. Foto/Daily
A A A
BERLIN - Iran menembakkan rudal yang mengenai pesawat komando dan kendali E-3 AWACS milik AS di sebuah pangkalan di Arab Saudi pada tanggal 27 Maret. Ini dianggap sebagai kerugian yang signifikan bagi Angkatan Udara AS.

Pada 27 Maret, Iran menyerang Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi dengan rudal balistik, menghancurkan salah satu pesawat komando E-3 Sentry AWACS yang diparkir di landasan pacu.

Lebih dari 10 tentara Amerika terluka, dua di antaranya luka serius. Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak berkomentar.

Ini bukanlah serangan biasa. E-3 AWACS adalah sistem komando dan kendali udara AS yang mampu melacak ancaman dalam radius 400 km, mengoordinasikan jet tempur, pengisian bahan bakar, pengeboman, dan pengumpulan intelijen di lapangan. Dalam konflik dengan Iran, AWACS ditugaskan untuk melacak drone Shahed, mengoordinasikan pesawat tempur F-35, dan mengelola jaringan rudal pencegat.

Masalah seriusnya adalah tidak ada yang dapat menggantikannya dalam jangka pendek. Seluruh Angkatan Udara AS hanya memiliki 16 pesawat E-3 Sentry yang tersisa. Peralatanmiliterini berbasis pada rangka pesawat Boeing 707, yang produksinya dihentikan pada tahun 1992.

Saat ini, enam pesawat jenis ini dikerahkan di Timur Tengah, yang mewakili hampir 40% dari total jumlah pesawat jenis ini dalam inventaris militer AS. Sementara itu, pesawat pengganti E-7 Wedgetail mengalami penundaan dan diperkirakan baru akan tiba paling cepat pada tahun 2028.

Kerusakan pada E-3 digambarkan sebagai parah. Beberapa penilaian menunjukkan bahwa pesawat tersebut "mungkin tidak lagi beroperasi," yang berarti jumlah total pesawat AWACS yang tersedia dapat berkurang menjadi 15, dengan tingkat kesiapan misi hanya sekitar 56%.

"Kehilangan sebuah pesawat E-3 merupakan masalah yang sangat serius mengingat pentingnya sistem kendali tempur ini. Militer AS perlu mempercepat pengadaan pesawat E-7 generasi berikutnya untuk mengimbangi kerugian tersebut," komentar Heather Penney, Direktur Riset di Mitchell Institute for Aerospace Studies.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Rekomendasi
Meisya Amira Belajar...
Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Peran Tunarungu di Film Juminten Edan
MPLS Ramah dan Gernas...
MPLS Ramah dan Gernas Rana: Memulai Pendidikan dengan Rasa Aman, Bukan Rasa Takut
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Berita Terkini
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
500 Pairs Aset Kripto...
500 Pairs Aset Kripto Bantu Menavigasi Ekosistem Digital
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved