Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:12 WIB
loading...
Di Balik Kecanggihan...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah cara organisasi bekerja, mengambil keputusan, dan mengelola informasi. Namun di tengah percepatan adopsi teknologi tersebut, penguasaan AI saja dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Pandangan tersebut disampaikan oleh Direktur Digital Business PERURI, Farah Fitria Rahmayati, dalam ajang BRAVO 500 Summit 2026 yang diselenggarakan oleh XLSMART for Business di Jakarta, pada Kamis (11/6). Forum strategis berskala internasional tersebut mempertemukan lebih dari 1.500 pimpinan perusahaan, regulator, institusi pendidikan, dan pelaku industri untuk membahas berbagai solusi percepatan transformasi digital nasional.

Dalam sesi bertajuk “AI and Data Integration for Education: Solusi Untuk Korporasi, Solusi untuk Negeri”, Farah menjelaskan bahwa AI telah menjadi bagian penting dalam berbagai proses bisnis modern, mulai dari analisis data hingga pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Namun demikian, kemampuan manusia tetap menjadi faktor penentu dalam menghasilkan keputusan yang tepat dan bernilai.

“AI mampu membantu mempercepat proses analisis dan memberikan berbagai rekomendasi berbasis data. Namun pada akhirnya manusia tetap menjadi pihak yang menentukan bagaimana informasi tersebut digunakan untuk menyelesaikan permasalahan nyata. Karena itu, kemampuan berpikir kritis menjadi semakin penting di era AI,” ujar Farah.

Menurutnya, kebutuhan industri saat ini juga mengalami perubahan yang signifikan. Jika sebelumnya dunia kerja lebih menekankan penguasaan teori dan pengetahuan teknis, kini perusahaan membutuhkan talenta yang mampu mengombinasikan pemanfaatan teknologi dengan kemampuan analitis dan penyelesaian masalah.

PERURI menilai terdapat lima kompetensi utama yang perlu dimiliki generasi muda yaitu data literacy, AI literacy, digital product mindset, security dan governance, terakhir critical thinking dan problem solving. Farah menambahkan bahwa pengembangan kompetensi tersebut tidak dapat dilakukan hanya oleh dunia industri. Dibutuhkan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan sektor swasta untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Sebagai GovTech Indonesia, PERURI terus mendukung pengembangan ekosistem digital nasional melalui berbagai inovasi berbasis teknologi, data, dan keamanan digital. Melalui pemanfaatan AI serta integrasi data yang tepat, PERURI meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk menciptakan talenta digital unggul yang mampu bersaing di tingkat global sekaligus mendukung percepatan transformasi digital nasional.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved