Ubah Teks Jadi Video, Sora Dianggap Inovasi AI Visioner

Senin, 19 Februari 2024 - 09:07 WIB
loading...
Ubah Teks Jadi Video,...
OpenAI menyebut fitur Sora ini sebagai simulator dunia. (Foto: Merca20)
A A A
JAKARTA - OpenAI membuat inovasi kecerdasan buatan yang mengubah materi tekstual menjadi video beresolusi tinggi. Fitur ini diberi nama Sora.

OpenAI memerlihatkan beberapa cuplikan video sampel yang sangat mengesankan, mulai dari sepasang orang yang berjalan melintasi lanskap bersalju hingga drone yang mengikuti mobil SUV vintage putih di jalanan tanah.

Perkembangan ini dianggap inovasi signifikan untuk teknologi kecerdasan buatan generatif. Bahkan, OpenAI sudah menyebut fitur Sora ini sebagai "simulator dunia" yang mampu memahami aspek penting dari dunia tiga dimensi dan bisa mengeluarkan adegan mirip CGI dari lanskap digital.

"Hasil simulasi kami menunjukkan bahwa memperbesar model generasi video menjadi jalan menjanjikan menuju pembangunan simulator tujuan umum dari dunia fisik," tulis OpenAI melalui siaran pers dilansir dari Wired, Senin (19/2/2024).

Baca Juga: OpenAI: Kemajuan AI Bisa Bikin Manusia Punah

Kemampuan Sora tersebut mendukung pembacaan terhadap geometri 3D dan konsistensi sejumlah data. Tak ayal, Sora disebut sebagai evolusi alami dari model pengubah difusi yang sejauh ini sebagian besar digunakan untuk menghasilkan gambar beresolusi tinggi.

Model difusi tadi bekerja dengan secara bertahap menambahkan noise ke gambar asli dan kemudian secara progresif mempelajari cara menghilangkan noise ini, sehingga menciptakan gambar baru. Untuk melatih Sora, OpenAI memberikan sejumlah besar video yang dilengkapi dengan keterangan untuk membangun hubungan antara cuplikan video dan input teks.

Selain menghasilkan cuplikan baru sepenuhnya dari prompt, Sora juga dapat memperpanjang klip atau mengubah gambar yang dihasilkan kecerdasan buatan menjadi video.

Saat mengembangkan Sora, peneliti OpenAI mengamati sejumlah kemampuan muncul yang menarik saat dilatih dalam skala besar. Misalnya, cara menyimulasikan beberapa aspek dari orang, hewan, dan lingkungan dari dunia fisik. Cuplikan video yang dihasilkan menunjukkan bahwa Sora dapat menghasilkan pergeseran kamera yang dinamis dan sangat halus saat memindai, melacak, atau memperbesar serta menunjukkan tingkat pemahaman 3D yang nyata.

Baca Juga: Inovatif, OpenAI Kembangkan Fitur Ubah Teks ke Video Realistis

"Kemampuan-kemampuan ini memerlihatkan bahwa meningkatnya model-model video ini menjanjikan untuk pengembangan simulator fisik dan digital," tulis OpenAI.

Namun, kemampuan Sora dinilai masih jauh dari sempurna. Pertama, model ini masih belum sepenuhnya memahami sebab dan akibat. "Sebagai contoh, seseorang mungkin menggigit sepotong kue, tetapi setelah itu, kue tersebut mungkin tidak memiliki bekas gigitan," tulis OpenAI.

Cuplikan lain menunjukkan cangkir kaca bocor, namun isinya keluar dalam kondisi cangkirnya tidak benar-benar pecah terlebih dahulu. Meskipun memiliki keterbatasan, Sora bisa menjadi kecerdasan buatan visioner di segmen video. OpenAI pun sangat sadar akan potensi teknologi ini untuk disalahgunakan. Sebagai hasilnya, perusahaan memilih untuk secara perlahan memperkenalkannya ke publik.

"Kami akan sangat berhati-hati tentang semua implikasi keamanan untuk ini," kata peneliti OpenAI Bill Peebles kepada Wired.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
ChatGPT Jadi Aplikasi...
ChatGPT Jadi Aplikasi Tercepat Mencapai 1 Miliar Pengguna di Seluruh Dunia
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan
OpenAI Pilih Singapura...
OpenAI Pilih Singapura sebagai Lokasi Laboratorium AI Pertamanya di Luar AS
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Rekomendasi
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Di Balik Pemblokiran...
Di Balik Pemblokiran AI Tercanggih Anthropic Fable 5: Berantem dengan Pemerintah AS
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved