Waspada! Email Phishing yang Bisa Kuras Isi Rekening

Selasa, 05 Desember 2023 - 16:13 WIB
loading...
Waspada! Email Phishing yang Bisa Kuras Isi Rekening
Email phishing sendiri sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan kerugian bagi korban. TEH VERGE
A A A
LONDON - Kasus penipuan dengan cara mengirimkan email phishing semakin marak terjadi. Untuk itu penting mengenal lebih dekat apa itu email phishing supaya bisa terhindar dari kerugian.



Email phishing sendiri sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan kerugian bagi korban. Adapun kerugian yang bisa dialami mulai dari kebocoran data sensitif hingga bisa membuat kantong jebol.

Lantas seperti apa email phishing itu? Kenapa bisa begitu berbahaya? Nah untuk menjawabnya, simak paparan berikut, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Selasa (5/12/2023).

Perlu diketahui dahulu bahwa phishing sendiri adalah upaya mencuri dengan penipuan. Phising dilakukan dengan berbagai media bisa itu pesan, iklan, situs yang menipu yang terlihat serupa dengan situs asli, atau dengan email seperti yang sedang marak terjadi.

Email phishing biasanya berkedok perusahaan besar seperti bank dan meminta informasi pribadi terkait rekening bank calon korban. Email phising berisi iming-iming hadiah menarik disertai dengan bujuk rayu agar korban mau melakukan hal yang diminta peretas.

Sebagian besar email phising meminta informasi pribadi atau data keuangan serta meminta mengklik link atau mendownload software berisi malware berbahaya. Apa yang diminta oleh peretas jika diberikan oleh korban maka bisa menjadi gerbang dari kerugian.

Korban yang membuka email phishing biasanya diberi tahu bahwa mereka akan mendapatkan hadiah. Sebagai gantinya, para penjahat akan meminta gmail untuk mengklik tautan tertentu untuk bisa mendapatkan hadiahnya.

Ini hanyalah bentuk penipuan baru untuk mencari akses data pribadi korban sehingga penjahat dapat mencuri uang dan informasi sensitif mereka. Untuk itu, tetap waspada terhadap penipuan ini dengan selalu memperhatikan baik-baik segala sesuatu yang mencurigakan.
(wbs)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.2057 seconds (0.1#10.140)