Love Scam Modus Baru Kejahatan Siber Mengatasnamakan Cinta
Selasa, 22 Agustus 2023 - 15:23 WIB
loading...
Love Scam Modus Baru Kejahatan Siber. FOTO/ CNET
A
A
A
JAKARTA - Love scam menjadi modus penipuan baru yang belakangan banyak digunakan para penjahat siber. Love scam bekerja dengan cara menipu para korbannya atas nama cinta.
BACA JUGA - Atas Nama Cinta, Gadis Belia Pasrah Ditiduri Remaja 16 Tahun
Di media sosial Twitter, love scame banyak diperbincangkan salah satunya oleh akun @PartaiSocmed. Dalam sebuah utas, akun tersebut menjelaskan bahwa love scam sekarang sedang jadi tren di kalangan narapidana.
Saat melangsungkan aksinya, para narapidana ini menggunakan avatar kpop atau sosok pria tampan untuk memikat para korbannya. Di sini mereka berperan sebagai orang baik yang mencari cinta.
Dikatakan bahwa aksi ini dilakukan para narapidana dari balik jeruji besi. Untuk melakukan pendekatan dengan korban, mereka juga mengandalkan aplikasi pengganti wajah reface app.
"Demi untuk meyakinkan calon korbannya mereka sampai dibuatkan KTP palsu dgn wajah yg sama dgn wajah yg dipakai pada aplikasi pengganti wajah," dikutip dari postingan @PartaiSocmed, Selasa (22/8/2023).
"Setelah korban percaya dan klepek2 dengan rayuan bang napi maka langkah selanjutnya adalah diajak VCS. Dan di sinilah malapetaka berawal," lanjutnya.
BACA JUGA - Atas Nama Cinta, Gadis Belia Pasrah Ditiduri Remaja 16 Tahun
Di media sosial Twitter, love scame banyak diperbincangkan salah satunya oleh akun @PartaiSocmed. Dalam sebuah utas, akun tersebut menjelaskan bahwa love scam sekarang sedang jadi tren di kalangan narapidana.
Saat melangsungkan aksinya, para narapidana ini menggunakan avatar kpop atau sosok pria tampan untuk memikat para korbannya. Di sini mereka berperan sebagai orang baik yang mencari cinta.
Dikatakan bahwa aksi ini dilakukan para narapidana dari balik jeruji besi. Untuk melakukan pendekatan dengan korban, mereka juga mengandalkan aplikasi pengganti wajah reface app.
"Demi untuk meyakinkan calon korbannya mereka sampai dibuatkan KTP palsu dgn wajah yg sama dgn wajah yg dipakai pada aplikasi pengganti wajah," dikutip dari postingan @PartaiSocmed, Selasa (22/8/2023).
"Setelah korban percaya dan klepek2 dengan rayuan bang napi maka langkah selanjutnya adalah diajak VCS. Dan di sinilah malapetaka berawal," lanjutnya.
Lihat Juga :