Ini Fitur-fitur Canggih di Sistem Peperangan Elektronik Rusia

Kamis, 18 Mei 2023 - 11:45 WIB
loading...
A A A
Ia menambahkan, bahwa hal ini tidak mengherankan. Mengingat keahlian Rusia dalam perang elektronik, khususnya dalam mengganggu GPS jarak jauh, yang tidak dapat ditandingi oleh negara lain mana pun.

Pyne menyoroti doktrin militer Rusia, untuk mencapai keunggulan dan supremasi elektronik di awal konflik apa pun, dan mencatat bahwa Rusia berhasil menggunakan doktrin ini dalam konflik yang sedang berlangsung dengan Ukraina.

Sistem EW Rusia dapat digunakan untuk mengganggu navigasi satelit dan sinyal navigasi, membuat pasukan militer Ukraina tidak mungkin menggunakan amunisi berpemandu dengan presisi.

Sistem EW Rusia unik adalah kemampuannya. Sistem tersebut tidak hanya mengganggu pada radar dan komunikasi musuh.

Tetapi sistem EW Rusia mampu mengganggu navigasi dan sinyal navigasi. Dia mencatat, bahwa sistem jamming EW Rusia memiliki jangkauan yang lebih jauh daripada rekan-rekan Barat mereka, dengan kisaran yang diklaim sekitar 200 hingga 500 km.

Penyimpangan dicapai melalui transmisi kode berbahaya, yang menginfeksi internet dan saluran komunikasi musuh.

Sistem EW juga dapat mengirimkan pesan yang menyesatkan, atau mengecewakan kepada personel militer dan warga sipil oposisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Sukhoi Su-47 Fondasi...
Sukhoi Su-47 Fondasi Teknologi Jet Tempur Generasi Berikutnya
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Donald Trump Minta Pentagon...
Donald Trump Minta Pentagon Buka Semua Data Soal UFO dan Alien
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved