Kelemahan MQ-9 Reaper AS oleh Sistem Pertahanan Udara Iran Dibeberkan

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:20 WIB
loading...
Kelemahan MQ-9 Reaper...
Kelemahan MQ-9 Reaper AS. FOTO/ THE telegraf
A A A
TEHERAN - Militer AS telah melaporkan hilangnya sekitar 20 drone MQ-9 Reaper, dengan perkiraan total nilai USD1 miliar, yang secara signifikan berdampak pada kemampuan pengintaiannya di wilayah tersebut.

Di tengah meningkatnya ketegangan militer , armada pesawat nirawak MQ-9 Reaper AS telah mengalami kerugian yang signifikan

Menurut laporan terbaru, sekitar 20 MQ-9 telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara dan serangan terhadap pangkalan militer, yang sangat berdampak pada kemampuan pengumpulan intelijen Pentagon di Timur Tengah.

MQ-9 Reaper adalah UAV canggih yang memainkan peran kunci dalam strategi militer AS modern. Sistem ini tidak hanya melakukan misi pengumpulan intelijen tetapi juga memiliki kemampuan untuk melakukan serangan terarah presisi.

Dari segi spesifikasi teknis, MQ-9 dapat beroperasi terus menerus selama lebih dari 27 jam dan mencapai ketinggian operasional lebih dari 7.276 meter.

Biaya setiap MQ-9 Reaper sekitar 30 juta dolar AS. Menurut data Bloomberg, total kerugian yang diperkirakan dari UAV ini sekitar 1 miliar dolar AS. Angka ini setara dengan hampir 20% dari total jumlah UAV tempur yang dimiliki Pentagon sebelum operasi militer dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Rekomendasi
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Berita Terkini
Akhirnya, Trio Maple...
Akhirnya, Trio Maple Haven Bisa Dikendalikan Langsung Lewat Game Mobile
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved