Tiga Jagoan IT Tinggalkan Apple buat Google karena Masalah Kecerdasan Buatan

Minggu, 30 April 2023 - 10:16 WIB
loading...
Tiga Jagoan IT Tinggalkan...
Tiga tokoh penting Apple hengkang ke Google karena adanya perbedaan pandangan akan pengembangan kecerdasan buatan. Foto/The Information.
A A A
JAKARTA - Tiga jagoan IT yang telah lama bekerja dengan Apple hengkang ke Google karena masalah kecerdasan buatan. Tidak main-main ketiganya justru punya sejarah yang sangat panjang dengan perusahaan teknologi berlogo buah apel itu.

Ketiganya yakni Srinivasan Venkatachary, Steven Baker, dan Anand Shukla telah membantu Apple dalam memoderenisasi teknologi pencarian yang dibanggakan oleh perusahaan yang berdiri sejak 1 April 1976 itu. Sayangnya dilaporkan The Information ketiganya justru memutuskan pindah ke Google karena masalah yang sangat penting yakni pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

"Mereka yakin Google adalah tempat yang lebih baik untuk mengembangkan kecerdasan buatan. Google dianggap lebih punya teknologi yang lebih memahami bahasa dan menghasilkan respons seperti manusia," sebut The Information.

Ketiganya juga merasa Apple sama sekali tidak punya ambisi dengan teknologi kecerdasan buatan. Banyak pemegang kuasa dari Apple justru terkesan menghentikan seluruh upaya pengembangan kecerdasan buatan yang saat ini justru diakselerasi oleh perusahan-perusahaan teknologi lainnya.

Baca juga : Jangan Senang Dulu, Bau Mobil Baru Ternyata Berpotensi Timbulkan Kanker

Tiga Jagoan IT Tinggalkan Apple buat Google karena Masalah Kecerdasan Buatan


Sumber yang dikutip The Information menyebutkan para eksekutif Apple seakan takut melakukan kesalahan yang biasa terjadi dalam setiap pengembangan teknologi kecerdasan buatan. "Apple bahkan menyebutkan upaya pengembangan produk kecerdasan buatan itu sebagai proyek halusinasi," terang The Information.

Hal itu justru bertolak belakang dengan visi tiga jagoan IT tersebut, Srinivasan Venkatachary, Steven Baker, dan Anand Shukla.

Ketiganya justru tengah berupaya agar asisten virtual buatan Apple, Siri, bisa jauh lebih baik lagi. Mereka ingin Siri tidak terkesan generatif dan dikuratori oleh manusia.

Baca juga : Waspada, Video-video Ajaran Pemimpin Sekte Sesat Kenya Bertebaran di Internet

Sayangnya para eksekutif Apple justru tidak ingin upaya pengembagan itu justru akan mencederai imej Siri.

Beberapa insinyur di dalam perusahaan berpendapat bahwa Apple harusnya memang lebih toleran terhadap kesalahan faktual. Apalagi proses pengembangan kecerdasan buatan yang kadang terjadi kesalahan memang diperlukan untuk benar-benar memperbaikinya.

"Tidak heran beberapa orang senior dalam perusahaan telah meninggalkan Google atau startup karena frustrasi dengan pola pikir konservatif Apple," pungkas The Information.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Rekomendasi
5 Kemenangan Terbesar...
5 Kemenangan Terbesar Spanyol di Piala Dunia: Arab Saudi Ikut Jadi Korban
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
Mistral Saba Kecerdasan...
Mistral Saba Kecerdasan Buatan Berbahasa Arab Beredar di Timteng
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved