Web3 Teknologi Terbaru Gaspack untuk Membuat Komik Digital dan NFT

Rabu, 15 Maret 2023 - 08:02 WIB
loading...
Web3 Teknologi Terbaru...
Gaspack juga meluncurkan Kometh, platform penerbitan komik digital berbasis Web3. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Web3 merupakan teknologi terbaru dari Gaspack dalam dunia internet yang menawarkan berbagai kemajuan dan perubahan signifikan dalam cara kita menggunakan internet di dunia maya saat ini.

BACA JUGA - Wadah Edukasi dan Kritik Kebijakan Polri, Komik Polisi Meriahkan Dunia Komik Indonesia

Web3 adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan evolusi terbaru dari web, yang menawarkan lebih banyak kemampuan dan kontrol kepada penggunanya.

Untuk mengembangkan teknologi ini Gaspack,baru-baru ini mengumumkan pendanaan Pra-Awal sebesar 7 digit yang dipimpin
oleh eMerge, jaringan angel investor di bawah naungan MDI Ventures, dan Arise, serta turut didukung oleh 500 Global dan Tokoin.

Pendanaan ini menguatkan misi Gaspack untuk memberdayakan para kreator dan brand dalam ekonomi berbasis Web3 melalui peluncuran Kometh, platform penerbitan komik digital berbasis Web3, dan mengakuisisi kreator-kreator kelas dunia untuk menguatkan pengembangan kekayaan intelektual secara terdesentralisasi.

Gaspack telah tercatat berhasil mendukung 8 kreator meluncurkan proyek NFT dengan total Gross Transaction Volume (GTV) sebesar USD12 juta hanya dalam kurun waktu setahun.

Perusahaan ini juga telah meluncurkan rilisan komik perdana yang berjudul “Garden Point” secara eksklusif di Kometh dengan penjualan yang hampir mencapai 17.000 kopi hanya dalam 1,5 jam.

Karakter-karakter Garden Point diadaptasi dari Azuki, sebuah proyek NFT terkemuka, dan ditulis oleh Paul Jenkins—pemenang Eisner Award sekaligus penulis veteran berbagai rilisan Marvel Comics seperti Inhumans, Wolverine: Origins, dan Civil War.

Di bawah tangan dingin Paul Jenkins, Garden Point menghadirkan kisah yang mendebarkan dengan ilustrasi yang memukau. Peluncuran Garden Point juga menandakan upaya Gaspack dalam memimpin pengembangan kekayaan intelektual secara terdesentralisasi dalam dunia NFT yang terus berevolusi secara cepat.

Kometh dibangun Gaspack di atas blockchain dan memungkinkan penggunanya untuk tidak hanya membeli komik digital, tetapi juga mengoleksi, menghadiahkan, dan bahkan melakukan transaksi jual-beli komik digital.

Pembelian komik dapat dilakukan dengan menggunakan dompet penyimpanan aset kripto non-custodial dalam mata uang ETH
(Ethereum).

Kometh memungkinkan pemanfaatan NFT untuk mengakses komik yang bersifat token-gated. Di Kometh, pemilik NFT dapat mengakses komik yang merupakan turunan dari proyek NFT yang mereka dukung.

Menurut CEO Gaspack, Novrizal Pratama, Kometh diciptakan untuk mendobrak batasan-batasan tradisional antara industri kreatif dengan para kreator.

“Kami di Gaspack memiliki komitmen yang tinggi dalam memberdayakan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki para kreator. Dengan menempatkan mereka sebagai pusat dari segala inovasi yang kami lakukan, kami berusaha membukakan akses bagi mereka untuk berkarya, sekaligus memberikan peluang monetisasi karya melalui jaringan dan teknologi Web3,” jelasnya.

Sementara itu, Reino Barack, pengusaha sekaligus angel investor dari eMerge - MDI Ventures juga berkomentar, kometh membukakan banyak pintu bagi para kreator misalnya para penulis yang baru merintis dan belum pernah meluncurkan karya mereka sendiri atau penulis berpengalaman yang ingin bereksperimen dengan ide-ide baru sekaligus menguntungkan
kolektor komik dengan adanya digitalisasi.

''Kepemilikan komik digital bersifat absolut dan kolektor komik tidak lagi perlu memikirkan perawatan kondisi komik yang biasanya
diperlukan untuk komik fisik. Saya yakin Gaspack telah mengambil langkah yang tepat dengan meluncurkan Kometh.“ jelas Reno.

Kometh hadir dengan memanfaatkan teknologi-teknologi Web3, khususnya NFT, untuk melindungi kekayaan intelektual, mengedepankan kepemilikan atas karya, dan membangun komunitas penggemar yang erat.

Kometh tidak hanya menawarkan cara baru bagi komunitas Web3 untuk bekarya sekaligus menikmati serta mengapresiasi karya tersebut, tetapi juga membawa inklusivitas dalam ruang Web3. Bersama Gaspack, kini para kreator memiliki peluang untuk mendistribusikan karya mereka secara langsung kepada para penggemar mereka
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
DAMAC Digital Siap Jadikan...
DAMAC Digital Siap Jadikan Indonesia Kekuatan Digital Baru Asia
Inggris Akan Memperkenalkan...
Inggris Akan Memperkenalkan Kartu Identitas Digital
Jepang Usulkan Penggunaan...
Jepang Usulkan Penggunaan Buku Teks Digital mulai Tahun 2030
China Bertekat Memperkuat...
China Bertekat Memperkuat Literasi Digital dan AI
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Rekomendasi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved