Jepang Ciptakan Sendok Listrik untuk Mengurangi Penggunaan Garam

Minggu, 22 Januari 2023 - 08:19 WIB
loading...
Jepang Ciptakan Sendok Listrik untuk Mengurangi Penggunaan Garam
Sendok elektrik ini sangat efektif sehingga dapat meningkatkan 1,5 kali lipat tingkat salinitas makanan rendah sodium. FOTO/ DOK designboom.
A A A
TOKYO - Sekelompok ilmuwan dari Universitas Meiji di Jepan g berhasil menciptakan sendok khusus yang dapat membantu orang mengurangi asupan garam dalam makanan sehari-hari.

BACA JUGA - Jepang Selidiki Kebocoran Data Rudal Generasi Baru

Seperti dilansir dari Daily Mail melaporkan bahwa sendok elektrik yang dikembangkan dikatakan mampu meningkatkan rasa asin makanan hambar.

Alat baru yang futuristik bekerja dengan bantuan gelombang listrik yang memindahkan ion natrium atau `` garam listrik'' ke dalam mulut individu.

Ketua peneliti, Dr. Homei Miyashita mengatakan, inovasi tersebut juga melibatkan satu set sendok dan mangkok yang diharapkan dapat dipasarkan pada akhir tahun ini namun harganya belum ditentukan.

Ia menjelaskan sendok elektrik ini sangat efektif sehingga dapat meningkatkan 1,5 kali lipat tingkat salinitas makanan rendah sodium.

Oleh karena itu, ilmuwan bersama perusahaan minuman Kirin Holdings Co. berharap set sendok dan mangkok ini akan membantu masyarakat menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.

Sedangkan menurut peneliti, perangkat Electric Salt akan diluncurkan tahun ini.

Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke dan penyakit terkait lainnya.

Teknologi Sensor Rasa Elektronik bekerja dengan menggunakan arus listrik rendah untuk mentransfer garam ke mulut individu.

Faktanya, itu tidak memberikan efek samping apa pun pada tubuh individu tetapi hanya mengubah selera makanan melalui persepsi indera semu.

Ini bukan pertama kalinya Miyashita dan tim risetnya mengeksplorasi teknologi baru yang dapat berinteraksi dan merangsang pengalaman indra manusia.

Sebelumnya, tim peneliti telah membuat alat penjepit menggunakan teknologi yang sama.
(wbs)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2467 seconds (11.252#12.26)