Hadirkan Superkomputer untuk SoftBank, Nvidia Minta Bantuan AI Jepang
Kamis, 14 November 2024 - 07:07 WIB
loading...
Nvidia siap buatkan AI untuk SoftBank. FOTO/ NVIDIA
A
A
A
LONDON - Kepala Eksekutif Nvidia Jensen Huang mengumumkan rencana untuk menggunakan desain Blackwell baru awal tahun ini tetapi pelaksanaannya melambat setelah adanya masalah rantai pasokan.
BACA JUGA - Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Nvidia mengatakan pada hari Rabu (13/11/2024) bahwa mereka telah mendapatkan kerja sama dengan raksasa Jepang SoftBank Group Corp karena perusahaan tersebut berencana untuk membangun superkomputer menggunakan desain Blackwell milik perusahaan Amerika tersebut.
Divisi telekomunikasi SoftBank sedang membangun superkomputer untuk membantu mendukung berbagai layanan lokal. Perangkat canggih tersebut akan dikembangkan berdasarkan produk DGX B200 milik Nvidia, yang meningkatkan prosesor komputer dengan menyelaraskannya dengan chip akselerator AI.
Kepala Eksekutif Nvidia Jensen Huang telah mengumumkan rencana untuk menggunakan desain Blackwell baru awal tahun ini, tetapi pelaksanaannya melambat menyusul masalah rantai pasokan. Sekarang, Nvidia berharap dapat meningkatkan pasokan seiring dengan semakin banyaknya unit produksi yang mulai beroperasi.
Chip Nvidia telah menjadi komoditas yang banyak dicari di pasar teknologi bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan model Kecerdasan Buatan (AI).
Seperti yang disampaikan Huang pada hari Rabu saat berpidato di KTT AI Nvidia di Tokyo, rencana yang dibuat oleh divisi telekomunikasi SoftBank akan “menghasilkan jaringan AI yang tersebar di seluruh Jepang.”
BACA JUGA - Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
Nvidia mengatakan pada hari Rabu (13/11/2024) bahwa mereka telah mendapatkan kerja sama dengan raksasa Jepang SoftBank Group Corp karena perusahaan tersebut berencana untuk membangun superkomputer menggunakan desain Blackwell milik perusahaan Amerika tersebut.
Divisi telekomunikasi SoftBank sedang membangun superkomputer untuk membantu mendukung berbagai layanan lokal. Perangkat canggih tersebut akan dikembangkan berdasarkan produk DGX B200 milik Nvidia, yang meningkatkan prosesor komputer dengan menyelaraskannya dengan chip akselerator AI.
Kepala Eksekutif Nvidia Jensen Huang telah mengumumkan rencana untuk menggunakan desain Blackwell baru awal tahun ini, tetapi pelaksanaannya melambat menyusul masalah rantai pasokan. Sekarang, Nvidia berharap dapat meningkatkan pasokan seiring dengan semakin banyaknya unit produksi yang mulai beroperasi.
Chip Nvidia telah menjadi komoditas yang banyak dicari di pasar teknologi bagi perusahaan yang ingin memanfaatkan model Kecerdasan Buatan (AI).
Seperti yang disampaikan Huang pada hari Rabu saat berpidato di KTT AI Nvidia di Tokyo, rencana yang dibuat oleh divisi telekomunikasi SoftBank akan “menghasilkan jaringan AI yang tersebar di seluruh Jepang.”
Lihat Juga :