Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun

Senin, 04 Januari 2021 - 13:05 WIB
loading...
Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun
SoftBank menjadi investor terbesar Alibaba Group. Tampak pendiri SoftBank, Masayoshi Son.
A A A
CHINA - Penurunan saham Alibaba adalah berita buruk untuk SoftBank , perusahan investasi raksasa asal Jepang.

Saham Alibaba Group terjun bebas dalam beberapa pekan terakhir. Dipicu berita bahwa pemerintah China sedang menyelidiki raksasa e-commerce tersebut atas masalah antitrust.

BACA JUGA: Seru, Ternyata Ini Penyebab Seteru Jack Ma dengan Presiden China Xi Jinping...

Dampaknya, tidak hanya Jack Ma saja yang kehilangan USD11 miliar. Tapi, juga SoftBank Group yang mengalami kerugian.

SoftBank Group, perusahaan investasi asal Jepang itu, merupakan investor terbesar Alibaba.

SoftBank memiliki 24,9% saham di Alibaba (BABA) senilai sekitar USD143 miliar (Rp1.984 triliun). Bahkan lebih besar dari kapitalisasi pasar SoftBank saat ini sebesar USD135 miliar (Rp1.873 triliun). Ketika saham Alibaba anjlok 13 persen, nilai saham SoftBank di perusahaan tersebut anjlok lebih dari USD22 miliar (Rp300 triliun).

Saham Alibaba Anjlok, SoftBank Rugi Rp300 Triliun

Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, melakukan investasi USD20 juta di perusahaan e-commerce baru milik Jack Ma, sahabatnya, pada 2000. Bisa dibilang investasi itu adalah investasi terbaik dalam sejarah.

BACA JUGA: Jack Ma Berani Kritik Pemerintah China Karena Merasa Istimewa

Pada 2020, SoftBank beberapa kali menjual saham Alibaba untuk mendapatkan uang tunai yang dipakai untuk membayar hutang dan berinvestasi lagi. Namun, masih tetap mempertahankan mayoritas saham mereka di Alibaba.

Di Indonesia, SoftBank juga tidak asing. Pada awal 2020, CEO Masayoshi Son datang ke Indonesia dan bertemu Presiden Jokowi untuk menyampaikan minatnya berinvestasi di calon ibu kota negara yang berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantam Timur.

BACA JUGA: Selain Jack Ma, Presiden China Xi Jinping Pernah Sikat Dua Konglomerat Ini

Masayoshi Son mengatakan tertarik terlibat dalam pembangunan kota pintar hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). ”Kami tertarik dengan konsep smart city dengan teknologi terbaru, green city, dan juga pengembangan AI,” kata Masayoshi Son saat itu. Kabarnya, nilai investasi SoftBank direncanakan mencapai USD100 miliar (Rp1.400 triliun) walau belum ada komitmen.

SoftBank juga menjadi investor di Grab dan Tokopedia.
(dan)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1625 seconds (10.101#12.26)