Setelah Meta dan Twitter, Giliran Disney Bakal Lakukan PHK Massal
Senin, 14 November 2022 - 09:22 WIB
Disney menjadi salah satu perusahaan yang ikut melakukan perampingan dengan mengurangi jumlah karyawan. Foto: Getty Images
JAKARTA - Gelombang layoff atau PHK dari perusahaan-perusahaan Amerika terus bergulir. Setelah Twitter dan Meta, giliran Disney yang bakal melakukan pemecatan besar-besaran (PHK massal).
Lewat memo internal perusahaan, CEO Disney Bob Chapek mengisyaratkan pada sejumlah pimpinan divisa bahwa Disney akan memangkas biaya demi “mencapai profitabilitas Disney+ pada tahun fiskal 2024”.
Ada dua langkah yang dilakukan. Pertama, membatasi rekrutmen baru dan membekukan rekrutmen yang sedang berjalan. Kecuali untuk posisi-posisi kritis yang membuat bisnis berjalan.
Selain itu, Disney juga berencana bakal melakukan pengurangan staf untuk menghemat uang.
Lewat memo internal perusahaan, CEO Disney Bob Chapek mengisyaratkan pada sejumlah pimpinan divisa bahwa Disney akan memangkas biaya demi “mencapai profitabilitas Disney+ pada tahun fiskal 2024”.
Ada dua langkah yang dilakukan. Pertama, membatasi rekrutmen baru dan membekukan rekrutmen yang sedang berjalan. Kecuali untuk posisi-posisi kritis yang membuat bisnis berjalan.
Selain itu, Disney juga berencana bakal melakukan pengurangan staf untuk menghemat uang.
Lihat Juga :