Mencari Penerus Nokia dan Siemens dari Eropa untuk Melawan Apple dan Samsung

Selasa, 01 November 2022 - 07:30 WIB
Pasar ponsel pintar saat ini sudah disesaki oleh produk-produk dari Apple, Samsung, hingga Xiaomi. Dia bahkan meyakini produsen-produsen ponsle di Eropa malah akan kesulitan menandingi produk-produk buatan China.

“Mereka sudah sangat jauh ketinggalan. Sudah tidak ada lagi ruang untuk memberikan perlawanan,” ujar Jan Stryjak, dikutip The Next Web.

Dia mencontohkan saat ini memang ada dua ponsel buatan Eropa yang berupaya memberikan dinamika baru. Keduanya adalah ponsel buatan Belanda, Fairphone dan Nothing yang dibuat di London, Inggris.

Kedua ponsel tersebut memang berupaya memberikan ciri khas tersendiri di tengah gelombang besar Apple, Samsung, dan Xiaomi. Fairphone misalnya berupaya memposisikan diri sebagai ponsel yang ramah lingkungan. Ponsel mereka seratus persen bisa didaur ulang dan juga menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Tidak hanya itu mereka bahkan memberikan tawaran menarik yakni garansi lima tahun.

Meski punya positioning berbeda, Fairphone justru masih kesulitan di pasar ponsel dunia. Sejak dibentuk pada 2013 mereka hanya bisa menjual sebanyak 450.000 ponsel. Sangat jauh jika dibandingkan Apple, Samsung, dan Xiaomi yang bisa jual ratusan juta ponsel tiap tahunnya.







Hal itu memang sudah disadari oleh eksekutif Fairphone, Wayne Huang. Menurutnya dominasi ponsel Korea, Amerika Serikat, dan China memang lebih banyak digerakkan oleh gaya hidup. Faktor itu membuat banyak orang mudah tertarik terpengaruh.

“Untuk menandingi butuh biaya yang sangat besar. Hal itu justru akan berpengaruh pada harga ponsel itu sendiri,” jelas Wayne Huang.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More