Smartfren Prediksi Trafik Data Naik 20% Selama Ramadhan dan Lebaran 2020
Sabtu, 25 April 2020 - 18:03 WIB
Smartfren memprediksi kenaikkan trafik data kemungkinan bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik, dan gaming. Foto/Ist
JAKARTA - Operator seluler Smartfren memprediksi kenaikan trafik data pada bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini kurang lebih sama dengan 2019. Hanya ada yang sedikit berbeda jika para pengguna tidak melakukan mudik karena imbauan dari pemerintah terkait pandemik COVID-19.
VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda Prabowo, mengungkapkan adanya kemungkinan konsentrasi penyebaran pengguna tidak terfokus hanya di beberapa kota. Selain itu, kenaikan trafik data kemungkinan bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik, dan gaming.
"Sebagai antisipasi terjadinya lonjakan trafik data, Smartfren telah mempersiapkan secara teknis maupun operasional perusahaan selama bulan Ramadhan dan Lebaran," ujarnya dalam keterangan resmi kepada awal media, Sabtu (25/4/2020).
Merespons ramalan tersebut, Smartfren memastikan kecukupan kapasitas dan kualitas jaringan, melakukan pengaturan route traffic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7 x 24 jam, dan menyiagakan tim khusus untuk ke lapangan jika terjadi gangguan.
VP Technology Relations Smartfren, Munir Syahda Prabowo, mengungkapkan adanya kemungkinan konsentrasi penyebaran pengguna tidak terfokus hanya di beberapa kota. Selain itu, kenaikan trafik data kemungkinan bisa mencapai 20% karena peningkatan pengguna layanan video streaming, musik, dan gaming.
"Sebagai antisipasi terjadinya lonjakan trafik data, Smartfren telah mempersiapkan secara teknis maupun operasional perusahaan selama bulan Ramadhan dan Lebaran," ujarnya dalam keterangan resmi kepada awal media, Sabtu (25/4/2020).
Merespons ramalan tersebut, Smartfren memastikan kecukupan kapasitas dan kualitas jaringan, melakukan pengaturan route traffic, monitoring intensif dari Network Operation Center (NOC) selama 7 x 24 jam, dan menyiagakan tim khusus untuk ke lapangan jika terjadi gangguan.
Lihat Juga :