Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Rabu, 01 April 2026 - 10:04 WIB
loading...
Ledakan mobilitas mudik Lebaran 2026 langsung tercermin di jaringan data—trafik melonjak 21 persen, menandai perubahan perilaku digital masyarakat yang semakin ekstrem. Foto: PT XLSMART
A
A
A
JAKARTA - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk mencatat lonjakan trafik layanan data sebesar 21 persen dibanding hari normal selama periode 19–29 Maret 2026, sekaligus naik 7 persen dibanding Lebaran tahun sebelumnya.
Lonjakan ini terjadi di tengah arus mudik sekitar 140 juta orang di seluruh Indonesia—salah satu pergerakan manusia terbesar dalam satu waktu.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menyatakan kesiapan jaringan menjadi kunci utama.
“Sejak sebelum Ramadan, kami meningkatkan kapasitas jaringan dan melakukan optimasi di jalur mudik utama serta kawasan wisata,” ujarnya.
Data menunjukkan, lonjakan tidak merata. Wilayah tujuan mudik justru jadi episentrum trafik. Kabupaten Pemalang mencatat kenaikan sekitar 87 persen, sementara kawasan wisata Dieng Plateau melonjak ekstrem hingga 562 persen dibanding hari normal.
Secara regional, Jawa Tengah memimpin dengan kenaikan sekitar 50 persen, diikuti Nusa Tenggara Barat 45 persen, Lampung 34 persen, Jawa Timur 32 persen, Sumatera Barat 31 persen, Jawa Barat 31 persen, dan DI Yogyakarta 23 persen.
Lonjakan ini terjadi di tengah arus mudik sekitar 140 juta orang di seluruh Indonesia—salah satu pergerakan manusia terbesar dalam satu waktu.
Direktur & Chief Technology Officer XLSMART, Shurish Subbramaniam, menyatakan kesiapan jaringan menjadi kunci utama.
“Sejak sebelum Ramadan, kami meningkatkan kapasitas jaringan dan melakukan optimasi di jalur mudik utama serta kawasan wisata,” ujarnya.
Data menunjukkan, lonjakan tidak merata. Wilayah tujuan mudik justru jadi episentrum trafik. Kabupaten Pemalang mencatat kenaikan sekitar 87 persen, sementara kawasan wisata Dieng Plateau melonjak ekstrem hingga 562 persen dibanding hari normal.
Secara regional, Jawa Tengah memimpin dengan kenaikan sekitar 50 persen, diikuti Nusa Tenggara Barat 45 persen, Lampung 34 persen, Jawa Timur 32 persen, Sumatera Barat 31 persen, Jawa Barat 31 persen, dan DI Yogyakarta 23 persen.
Lihat Juga :