Snap Rilis Drone Selfie Kuning Bernama Pixy dan Bisa Dikantongi
Jum'at, 29 April 2022 - 15:03 WIB
Berat Pixy hanya 101 gram. Baterainya bisa ditukar. Sekali charge, Pixy bisa terbang 5-8 kali dalam 10-20 detik. Pengguna bisa membeli baterai tambahan senilai USD20 (Rp300 ribu). Sementara chargernya (bisa 2 baterai) harganya Rp750 ribu.
Pixy memiliki sensor 12MP, bisa merekam hingga 100 video atau 1.000 foto, yang semuanya disimpan di memori internal 16GB. Lalu, rekaman tersebut (tanpa audio) disinkronkan ke Memories di aplikasi Snapchat. Bahkan Pixy juga bisa digunakan dengan beberapa efek AR. Lalu, bisa memotong rekaman horizontal jadi vertikal secara otomatis. Kualitas videonya dianggap cukup bagus untuk ponsel. Terutama Snap, Reels, ataupun Story.
Spiegel melihat Pixy sebagai cara baru untuk menangkap momen yang berpusat pada orang. ”Karena smartphone Anda tidak bisa terbang. Dengan drone, Anda bisa mendapat perspektif yang benar-benar baru dan berbeda,” katanya.
Sayangnya, Snap tidak berencana mendapat banyak cuan lewat Pixy. ”Karena tujuannya benar-benar hanya untuk membuat konsumen bermain-main dengan drone ini,” ujar Spiegel.
BACA JUGA: 70 Persen Konsumen Lebih Suka Beli Drone lewat Offline
Kedua, jika memang peminatnya tinggi, Snap akan kesulitan untuk memenuhinya karena masalah rantai pasokan yang terjadi.
Spiegel menyebut bahwa pasar untuk Spectacles, kacamata dengan kamera, sangat kecil. Hanya terbatas pada orang-orang yang ingin mendapatkan POV. ”Tapi, saya pikir pasar untuk Pixy jauh lebih besar,” tutupnya.
Pixy memiliki sensor 12MP, bisa merekam hingga 100 video atau 1.000 foto, yang semuanya disimpan di memori internal 16GB. Lalu, rekaman tersebut (tanpa audio) disinkronkan ke Memories di aplikasi Snapchat. Bahkan Pixy juga bisa digunakan dengan beberapa efek AR. Lalu, bisa memotong rekaman horizontal jadi vertikal secara otomatis. Kualitas videonya dianggap cukup bagus untuk ponsel. Terutama Snap, Reels, ataupun Story.
Spiegel melihat Pixy sebagai cara baru untuk menangkap momen yang berpusat pada orang. ”Karena smartphone Anda tidak bisa terbang. Dengan drone, Anda bisa mendapat perspektif yang benar-benar baru dan berbeda,” katanya.
Sayangnya, Snap tidak berencana mendapat banyak cuan lewat Pixy. ”Karena tujuannya benar-benar hanya untuk membuat konsumen bermain-main dengan drone ini,” ujar Spiegel.
BACA JUGA: 70 Persen Konsumen Lebih Suka Beli Drone lewat Offline
Kedua, jika memang peminatnya tinggi, Snap akan kesulitan untuk memenuhinya karena masalah rantai pasokan yang terjadi.
Spiegel menyebut bahwa pasar untuk Spectacles, kacamata dengan kamera, sangat kecil. Hanya terbatas pada orang-orang yang ingin mendapatkan POV. ”Tapi, saya pikir pasar untuk Pixy jauh lebih besar,” tutupnya.
(dan)
Lihat Juga :