Hati-hati Unduh Aplikasi Wajib Pengunjung Olimpiade Beijing 2022, Ini Konsekuensinya

Rabu, 19 Januari 2022 - 09:36 WIB
Menurut Citizen Lab, aplikasi sering gagal memvalidasi sertifikat SSL, artinya aplikasi tidak memverifikasi di mana sebenarnya pengiriman data yang dikirimkannya.

"Ini membuat pengguna siap menghadapi potensi serangan siber man-in-the-middle, di mana penyerang dapat memalsukan koneksi ke situs web yang sah dan dengan demikian mencuri data yang dikirim oleh aplikasi," katanya.

Pada saat yang sama, para peneliti menemukan bahwa aplikasi tersebut juga mentransmisikan jenis metadata tertentu tanpa enkripsi SSL atau perlindungan keamanan lainnya sama sekali—membuatnya terbuka lebar untuk pemeriksaan publik dalam kasus-kasus tertentu.

BACA JUGA: Ikut Jualan di NFT, Orang Indonesia Latah Ingin Kaya Mendadak

Mereka mencatat bahwa banyak data yang dibiarkan rentan terhadap pencurian telah dikumpulkan secara terbuka oleh pemerintah China.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa keamanan digital tidak begitu bagus di ekosistem aplikasi China secara keseluruhan. Untuk itu, mungkin saja pengembang MY2022 membuat aplikasi yang buruk, bukan licik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!