Gawat, Google Search Digunakan Hacker untuk Susupkan Malware lewat Situs Palsu

Selasa, 30 September 2025 - 22:43 WIB
loading...
Gawat, Google Search...
Pertarungan untuk keamanan siber kini tidak lagi hanya terjadi di sudut-sudut gelap internet, tetapi telah berpindah ke halaman depan Google. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Bagi miliaran orang di seluruh dunia, Google adalah gerbang utama menuju informasi. Ada masalah? "Googling saja." Ingin mengunduh aplikasi populer seperti WhatsApp, Signal, atau Chrome? Cukup ketik namanya, dan klik tautan teratas yang muncul.

Kebiasaan ini terasa alami, aman, dan efisien. Namun, di balik kenyamanan itu, ancaman berbahaya sedang mengintai.

Para peretas kini telah mengubah halaman depan Google yang terpercaya menjadi ladang perburuan mereka. Ini dilakukan lewat teknik licik yang dikenal sebagai "SEO poisoning" (peracunan SEO), mereka berhasil menyusupkan situs-situs palsu ke puncak hasil pencarian.

Situs-situs ini dirancang sebagai "kembaran jahat" dari laman unduhan resmi, dan di dalamnya tersimpan umpan mematikan: malware yang siap merampok data pribadi Anda.

Laporan terbaru dari laboratorium keamanan siber, FortiGuard Labs, mengungkap skala operasi yang mengkhawatirkan. Para penjahat siber tidak lagi menunggu korban mengklik tautan mencurigakan di email; mereka kini secara aktif menjemput korban di tempat yang paling mereka percayai.

Anatomi Serangan: Ilusi di Balik Satu Klik

Beginilah cara jebakan ini bekerja dengan sangat efektif:

Penciptaan Ilusi: Hacker mendaftarkan domain yang namanya dibuat sangat mirip dengan aslinya (misalnya, sedikit salah eja atau tambahan kata) dan membangun situs web yang secara visual identik dengan halaman unduhan resmi aplikasi seperti Signal, Telegram, WPS Office, hingga berbagai layanan VPN.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
3 Kali Jadi Korban Hacker,...
3 Kali Jadi Korban Hacker, Akun Instagram Wardatina Mawa Diretas Lagi
Hacker Handala Retas...
Hacker Handala Retas 2 Juta Dokumen Rahasia dari Pusat Holocaust Israel
Rekomendasi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved