Ilmuwan Temukan Penyebab Lonjakan Oksigen Sehingga Bumi Bisa Dihuni Manusia

Selasa, 03 Agustus 2021 - 09:04 WIB
Di kedalaman danau itu hidup dua jenis mikroba: cyanobacteria ungu yang mencari sinar matahari, yang menghasilkan oksigen melalui fotosintesis, dan bakteri putih, yang mengonsumsi belerang dan malah melepaskan sulfat.

Mikroba berebut posisi sepanjang hari, dengan bakteri pemakan belerang menghalangi akses mikroba ungu ke matahari. Namun ketika siang hari, mikroba putih menghindari cahaya dan meninggalkan cyanobacteria ungu terbuka dan dengan demikian mampu berfotosintesis dan melepaskan oksigen.

BACA JUGA: Jangan Keliru, Ini Perbedaan Laptop Merah Putih dengan Kemendikbudristek

"Kami menyadari bahwa ada hubungan mendasar antara dinamika cahaya dan pelepasan oksigen, dan hubungan itu didasarkan pada fisika difusi molekul," kata penulis utama studi tersebut Judith Klatt, seorang ilmuwan peneliti di Institut Max Planck untuk Mikrobiologi Kelautan di Bremen, Jerman.

"Hari yang lebih pendek akan memungkinkan lebih sedikit oksigen untuk keluar dari lapisan, bahkan jika jumlah oksigen yang sama diproduksi per jam," kata Klatt kepada Live Science melalui email.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!