Memaksimalkan Penggunaan Energi Terbarukan

Rabu, 16 September 2020 - 13:15 WIB
Selain energi terbarukan untuk konsumsi rumah tangga, pemerintah juga mendorong penggunaan energi terbarukan di sektor transportasi. Konsumsi bahan bakar dalam negeri mencapai 1,79 juta barel per hari, namun kini Pertamina dan ITB telah berhasil memproduksi green diesel D100 dari 100% refined bleached deodorized palm oil (RBDPO) yang di-crack menggunakan katalis merah putih hasil pengembangan ITB dan Pertamina dengan kelapa sawit berkapasitas 1.000 barel per hari. Langkah ini dapat membantu kebutuhan bahan bakar fosil dalam negeri yang sangat tinggi.

“Bahan bakar minyak sawit merupakan komoditas sumber daya alam terbarukan di Indonesia yang jumlahnya berlimpah. Biofuel juga memberi peluang terhadap pemberdayaan petani sawit rakyat dalam industri bahan baku biohidrokarbon, sehingga akan meningkatkan kesejahteraan hidup mereka,” paparnya.

Penggunaan bahan bakar green diesel D100 pada kendaraan tidak akan menurunkan kinerja mesin atau menuntut dilakukan modifikasi tertentu pada mesin sebagaimana yang terjadi pada kendaraan yang menggunakan bahan bakar biodiesel B30 yang berbasis fatty acid methyl ester (FAME). (Lihat videonya: Marion Jola Bikin Heboh karena Bra, Gisella Menyesal Bercerai)

Plt Deputi Bidang Penguatan Inovasi Kemenristek/BRIN, Jumain Appe, mengatakan, Brasil berhasil mengimplementasikan kebijakan pemanfaatan bahan bakar nabati berbasis tebu. Brasil akan menyajikan teknologi yang digunakan di dalam memproduksi bahan bakar nabati. (Anton C)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!