Oksigen Langka? Manusia Tibet Sudah Punya Jurus Adaptasi Super

Rabu, 12 Februari 2025 - 11:00 WIB

Faktor Budaya dan Seleksi Alam

Meskipun faktor budaya seperti usia menikah dan lama pernikahan juga berperan dalam keberhasilan reproduksi, penelitian ini menunjukkan bahwa sifat-sifat fisiologis tetap memainkan peran penting.

Wanita Nepal dengan fisiologi yang paling mirip dengan wanita di lingkungan dataran rendah yang tidak tertekan cenderung memiliki tingkat keberhasilan reproduksi tertinggi.

Baca Juga: Anjing Chernobyl: Evolusi di Tengah Bencana Nuklir

Studi ini memberikan bukti kuat bahwa manusia terus berevolusi sebagai respons terhadap tekanan lingkungan. Adaptasi fisiologis yang dikembangkan oleh masyarakat Tibet memungkinkan mereka untuk bertahan hidup dan berkembang di lingkungan yang menantang. Penemuan ini memberikan wawasan berharga tentang proses evolusi manusia dan kemampuan luar biasa tubuh manusia untukberadaptasi.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!