Alasan Efisiensi, Yahoo Indonesia Ditutup

Jum'at, 07 November 2014 - 15:32 WIB
Alasan Efisiensi, Yahoo...
Alasan Efisiensi, Yahoo Indonesia Ditutup
A A A
WASHINGTON - Pihak Yahoo akhirnya berkomentar alasan penutupan kantornya di Indonesia, yakni sebagai usaha efisiensi perusahaan.

Dilansir dari DailySocial, Jumat (7/11/2014), langkah tersebut diambil agar bisnis Yahoo tetap berada di dalam jalur pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Kami akan menjaga sejumlah bidang bisnis kami untuk mencapai efisiensi yang lebih baik, kolaburasi, dan inovasi perampingan operasi," ungkap pihak Yahoo.

Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu menambahkan, meskipun dilakukan penutupan, Indonesia tetap menjadi pasar potensial bagi Yahoo, dan itu masuk dalam komitmen perusahaan.

"Kami akan tetap memberikan produk berkualitas karena pengguna dan pengiklan di sana menarik," ujar Yahoo.

Sebagai informasi, beberapa hari terakhir ramai dibicangkan Yahoo akan menutup sekantornya di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Yahoo rencananya akan memindahkan semua propertinya dari Indonesia ke kantor di Singapura tahun depan.

Sejak pengunduran diri Roy Simangunsong dari posisi Country Manager dan Sales Director Januari lalu, Yahoo Indonesia tidak mencari pengganti sama sekali. Dengan situasi ini, semua barang operasional praktis ditangani oleh kepala kantor regional.

Ini mungkin merupakan tanda awal dari keengganan Yahoo menjaga bisnisnya di Indonesia. Di Indonesia, bisnis tersisa hanya manajemen berita (terutama agregasi berita), dilakukan oleh tim editorial dan slot iklan yang dilakukan oleh tim pemasaran.

mantan Executive Yahoo, Michael Smith menyatakan, bahwa Yahoo benar-benar membuat kesalahan besar. Sementara perusahaan lain Silicon Valley pergi untuk pasar Asia, Yahoo memfokuskan bisnisnya di Amerika Serikat yang pasar sebenarnya tidak menjanjikan.
(dyt)
Berita Terkait
Demi Gengsi, Yahoo Siap...
Demi Gengsi, Yahoo Siap Jual AOL ke Bending Spoons
Mulai Kurang Populer,...
Mulai Kurang Populer, Nasib Yahoo Answer Tinggal Menghitung Hari
Dua Aplikasi yang Ditamatkan...
Dua Aplikasi yang Ditamatkan dan Bersinar
Yahoo Mail Hapus Fitur...
Yahoo Mail Hapus Fitur Forward Otomatis bagi Pengguna Gratis
Yahoo Sebut 50.000 Data...
Yahoo Sebut 50.000 Data Pengguna FB dan IG Rawan Bocor
Yahoo Pilih Angkat Koper...
Yahoo Pilih Angkat Koper dari China daripada Ikuti Aturan Baru
Berita Terkini
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
1 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
2 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
7 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
7 jam yang lalu
Ambisi Gila IPO SpaceX:...
Ambisi Gila IPO SpaceX: Kejar Rp1.350 Triliun dalam Semalam
8 jam yang lalu
Mengapa Indonesia Mendadak...
Mengapa Indonesia Mendadak Jadi Kiblat Baru ChatGPT Images 2.0?
9 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved