Studi Baru: Hands Free Cegah Radiasi Ponsel Membunuh Anda

Senin, 12 Maret 2018 - 12:52 WIB
Studi Baru: Hands Free...
Studi Baru: Hands Free Cegah Radiasi Ponsel Membunuh Anda
A A A
WASHINGTON - Smartphone menimbulkan efek radiasi bagi lingkungan sekitar, terutama para pengguna. Namun studi Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyanggah pendapat tersebut.

Pemerintah AS melakukan studi yang dilakukan oleh National Toxicology Program (NTP). Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa radiasi ponsel kemungkinan besar tidak akan membawa penggunanya ke area kematian. Namun untuk amannya, dilansir dari laman Phone Arena, Senin (12/3/2018), pengguna harus bijaksana dalam penggunaan ponsel dan tetap melakukan tindakan pencegahan tertentu.

Penelitian ini menggunakan tikus yang terpapar radiasi frekuensi radio (RFR). Seperti tipe yang dipancarkan dari ponsel dan oven microwave. "Jika ada risiko, itu kecil," kata ilmuwan senior NTP Dr John Bucher.

Tikus yang terpapar RFR berada dalam kesehatan yang sama dengan mereka yang tidak terpapar. Beberapa di antara yang terkena radiasi akhirnya hidup lebih lama.

Dr Bucher masih menunjukkan bahwa pengguna ponsel mengurangi eksposur dengan tidak membuat handset langsung berada di telinga penggunanya. Dia mengatakan, penelitian itu menunjukkan secara dramatis bahwa jarak ponsel dengan kepala mengurangi paparan radiasi.

Studi juga menyarankan agar handset ditempatkan agak jauh saat pengguna berbaring tidur. Bucher menambahkan, masih ada kasus yang harus diteliti agar manusia tidak sakit oleh radiasi ponsel di bawah "kondisi pencahayaan tinggi".

"Saat ini tidak ada bukti yang konsisten bahwa radiasi non-pengion meningkatkan risiko kanker... Penggunaan teknologi hands-free, seperti headset kabel dan nirkabel dapat mengurangi paparan frekuensi radio ke kepala dan otak," demikian kesimpulan dari Institut Kanker Nasional AS.

Teknologi ponsel diawasi di AS oleh SEC dan FDA. Berbicara tentang FDA, agensi tersebut meninjau kembali penelitian tersebut dan menyatakan, batas keamanan saat ini untuk ponsel dapat diterima untuk melindungi kesehatan masyarakat.
(mim)
Berita Terkait
6 Aksesoris Smartphone...
6 Aksesoris Smartphone Terpenting untuk Melindungi dan Memaksimalkan Ponsel
Android 16 Beta Mulai...
Android 16 Beta Mulai Diuji Coba, Ini Kecanggihannya
6 Fakta Kelebihan iPhone...
6 Fakta Kelebihan iPhone Dibanding Android
Ini Daftar Android dan...
Ini Daftar Android dan iPhone yang Diblokir WhatsApp
Penjualan Ponsel Rekondisi...
Penjualan Ponsel Rekondisi Turun untuk Pertama Kali dalam 4 Tahun Terakhir
Ini 5 Perbedaan iOS...
Ini 5 Perbedaan iOS dan Android, Mana Lebih Unggul?
Berita Terkini
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
6 jam yang lalu
Cdidel Sandy Harianto:...
Cdidel Sandy Harianto: dari Iseng Nonton Live Streaming, Kini Jadi Idola Pemain Car Driving Indonesia
21 jam yang lalu
Percepat Transformasi,...
Percepat Transformasi, Telkom Sukses Tuntaskan Restrukturisasi 10 Entitas Bisnis
1 hari yang lalu
MacBook Air Makin Mahal,...
MacBook Air Makin Mahal, M1 Baru Rp8 Jutaan dan Bekas Rp6 Jutaan Masih Layak Dibeli?
1 hari yang lalu
Mengapa Spam Judi Online...
Mengapa Spam Judi Online Makin Marak di Kolom Komentar Media Sosial?
1 hari yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved