Facebook Akui Lamban Hadang Group Kebencian

Kamis, 25 Januari 2018 - 14:04 WIB
Facebook Akui Lamban...
Facebook Akui Lamban Hadang Group Kebencian
A A A
NEW YORK - Facebook mengaku 'terlalu lamban' untuk menghentikan penyalahgunaan group untuk menyebar kebencia. Hal itu merusak demokrasi dengan membiarkan "wacana beracun" untuk memicu kebencian dan membentuk politik global.

Tim sosial FacebookFacebook Samidh Chakrabarti mengakui membiarkan orang turun - dan mengisyaratkan di Facebook

"Ini digunakan dengan cara yang tidak terduga dengan dampak sosial yang tidak pernah diantisipasi." tutur Samidh Chakrabarti

"Saya berharap bisa menjamin hal positif ditakdirkan untuk lebih besar daripada yang negatif tapi saya tidak bisa."

CEO Facebook Mark Zuckerberg selalu memiliki target tersendiri setiap menapaki awal tahun. Begitu juga dengan 2018, Mark rupanya sudah memiliki beberapa target yang harus tercapai.

Dalam postingan Facebook-nya, bapa dua anak ini mengaku telah mengalami masa yang berat di 2017. Ia menyadari bila berita palsu dan pelecehan menjadi masalah yang cukup membuat nama Facebook tercoreng.

"Kami saat ini membuat terlalu banyak kesalahan dan kami tidak bisa mencegah penyalahgunaan platform kami," tulisnya, dikutip dari Ubergizmo.

Di tahun yang baru ini, Mark mengaku akan fokus menyaring segala ujaran kebencian melalui platformnya. Ia pun berjanji untuk meminta bantuan pihak terkait.
"Aku menantang diriku di 2018, untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut. Aku akan membawa para ahli untuk membantuku," lanjutnya.

Tidak hanya itu, dalam postingannya, Mark pun mengaku tertarik untuk lebih mempelajari teknologi yang terus berkembang belakangan ini, seperti enkripsi dan cryptocurrency.
(wbs)
Berita Terkait
Ini Tampang 6 Tersangka...
Ini Tampang 6 Tersangka Grup Facebook Fantasi Sedarah
Cara Mencari Akun Facebook...
Cara Mencari Akun Facebook yang Hilang dan Lupa Kata Sandi
Facebook Tambahkan Tools...
Facebook Tambahkan Tools Parental Control Ke Messenger, Apa Fungsinya?
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan...
Ini 3 Cara untuk Mengembalikan Akun Facebook yang Dibajak
84% Konten Disinformasi...
84% Konten Disinformasi Medis di Facebook Tidak Diberi Label
Enggan Kehilangan Pengguna,...
Enggan Kehilangan Pengguna, Facebook Rancang Strategi Baru Mirip TikTok
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
14 jam yang lalu
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
17 jam yang lalu
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
1 hari yang lalu
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
1 hari yang lalu
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
2 hari yang lalu
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
2 hari yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved