7 Fakta Tentang Yandex, Portal yang Diduga Jadi Tempat Jual Beli Organ Tubuh Ilegal

Sabtu, 14 Januari 2023 - 16:00 WIB
loading...
7 Fakta Tentang Yandex,...
Yandex adalah mesin pecari asal Rusia yang diduga jadi tempat pencarian situs penjual organ tubuh ilegal. Foto: dok Searchenginejuournal
A A A
JAKARTA - Portal Yandex belakangan jadi viral setelah terungkapnya penculikan dan pembunuhan anak dibawah umur Mohammad Ramdhan Pomanto, 11, Moncongloe, Kabupaten Maros, Makassar.

Penculikan tersebut dilatarbelakangi pelaku Andrian, 17, dan Faisal, 14, yang nekad menghabisi korban karena ingin menjual organ tubuh di pasar gelap. Dari hasil penyelidikan polisi, pelaku ingin menjual tubuh korban di situs Yandex.

Tapi, apa sebenarnya Yandex ? Benarkah seseorang bisa menjual organ tubuh secara ilegal di situs tersebut?

Yandex adalah mesin pencari sama seperti Google. Diciptakan oleh Ilya Valentinovich Segalovich pada 1997. Yandex adalah mesin pencarian terbesar di Rusia dengan pangsa pasar lebih dari 50 persen, mengalahkan Google yang hanya memiliki sekitar 45 persen.

Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya mengakui, Yandex termasuk situs yang bisa memberikan banyak informasi dengan kontrol informasi lebih longgar dibanding situs pencarian lain.

“Karena itu pengaksesnya memang perlu menyadari dan berhati-hati. Namun tidak berarti dengan membatasi akses Yandex bisa mencegah masalah ini. Informasi sejenis yang kurang pantas dan berbahaya juga bisa dengan mudah didapatkan dari platform media sosial lain,” ungkapnya.

Nah, berikut adalah sejumlah fakta tentang Yandex:

1. Lebih dulu dari Google
Sebelum Larry Page dan Sergey Brin membuat Google, Ilya Segalovich dan Arkady Volozh sudah menciptakan Yandex. Google fokus menghitung PageRank di web, Yandex punya algoritma sendiri.

2. 90 juta pengguna
Yandex memiliki hampir 90 juta pengguna. Ini karena penetrasi internet di Rusia hanya 70 persen, dibandingkan 80-90 persen di negara Eropa lainnya.

3. Yandex adalah portal
Seperti Google, Yandex.ru memiliki layanan email, peta, musik, video, penyimpanan foto dan lainnya

4. Yandex lebih baik dalam bahasa Rusia
Yandex diciptakan spesifik untuk pasar Rusia, sehingga lebih baik digunakan di bahasa Rusia. Karena itu, di Rusia, Yandex lebih baik daripada Google.

5. Populer di Android
Android mengakomodir 70 persen pengguna smartphone di Rusia. Menariknya, 52 persen masih memakai Yandex di HP, bukan Google.

BACA JUGA: Poco F4 GT Turun Harga Jadi Segini di 2023, Punya Snapdragon 8 Gen 1 dan L1+R1 Trigger

6. Milik Rusia
Penduduk Rusia lebih percaya Yandex dibandingkan Google, karena memang dibuat dan dimiliki oleh Rusia.

7. Algoritma Yandex lebih bagus?
Rusia terkenal dengan spam-nya. Nah, Yandex dianggap sebagai mesin pencari yang lebih baik dari Google di Rusia dalam memblok spam. Yandex membatasi situs-situs yang memilikibanyakspam.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Ruang Digital...
Ciptakan Ruang Digital yang Aman, Menkomdigi Sarankan Beralih ke eSIM
Indonesia Hapus 1,3...
Indonesia Hapus 1,3 Juta Konten Berbahaya Terkait Pornografi dan Judi Online
Akses Medsos untuk Anak...
Akses Medsos untuk Anak Dibatasi, Tayangan TV Diminta Lebih Mendidik
Raline Shah Dilantik...
Raline Shah Dilantik Jadi Staf Khusus Komdigi, Fifi Aleyda Yahya Jadi Dirjen Komunikasi
Apa Itu Yandex Ru? Browser...
Apa Itu Yandex Ru? Browser yang Seringkali Disalahgunakan
Rayakan Sumpah Pemuda...
Rayakan Sumpah Pemuda 2024, Menkomdigi Dorong Generasi Muda Bangun Sektor Digital Nasional
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Asosiasi Dinas Kominfo...
Asosiasi Dinas Kominfo Provinsi Seluruh Indonesia Gandeng Korsel Perkuat Keamanan Siber
Kasus Korupsi PDNS Kominfo,...
Kasus Korupsi PDNS Kominfo, Budi Ari Sebut yang Laporkan Kasus Itu
Rekomendasi
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
6 Fakta Unik Vatikan,...
6 Fakta Unik Vatikan, Negara Kecil yang Jadi Sorotan Saat Natal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved