Rolls-Royce Rampungkan Pembuatan Mesin Pesawat Terbesar di Dunia, Begini Kehebatannya

Rabu, 28 Desember 2022 - 08:04 WIB
loading...
Rolls-Royce Rampungkan...
Rolls-Royce telah selesai membangun mesin pesawat terbesar Ultrafan dengan efisiensi bahan bakar sebesar 25 persen. Foto/Rolls-Royce/NewAtlas
A A A
WESTHAMPNETT - Rolls-Royce telah selesai membangun mesin pesawat terbesar Ultrafan dengan efisiensi bahan bakar sebesar 25 persen. Mesin pesawat turbofan generasi berikutnya ini juga dipersiapkan untuk penggunaan bahan bakar hidrokarbon di masa depan.

Turbofan berbilah biru raksasa ini memiliki kipas berdiameter 140 inci (3,56 meter), hampir 5% lebih besar daripada General Electric GE9X yang saat ini merupakan mesin terbesar di kelas pesawat terbang. Mesin Ultrafan ini menghasilkan daya dorong mulai dari 25.000 lbf hingga 110.000 lbf.

Meskipun kipas memiliki diameter yang sangat besar, turbin di dalamnya dibuat cukup kompak. Para insinyur Rolls-Royce telah memastikan sejumlah besar udara mengalir di sekitar inti kompresor dan langsung keluar dari bagian belakang mesin.

Baca juga; Inilah Detail Pesawat Listrik tercepat Bikinan Rolls-Royce

Bukan disalurkan melalui inti mesin untuk menggerakkan kompresor. Ini menciptakan rasio bypass yang tinggi, membantu mengurangi kebisingan hingga 35%, dan memberi mesin peningkatan efisiensi bahan bakar yang signifikan.

UltraFan juga menjalankan planetary power gearbox antara kipas dan kompresor di bagian belakang. Jadi kipas mesin dapat bekerja pada kecepatan lambat yang optimal, sementara kompresor bekerja pada kecepatan optimal yang lebih tinggi.

“Dalam pengujian sebelumnya, girboks menangani daya sekitar 65 megawatt (87.000 hp). Ini adalah rekor lainnya dalam penerbangan,” tulis laman NewsAtlas, Rabu (28/12/2022).

Mesin UltraFan memanfaatkan proses manufaktur komposit 3D baru yang dikendalikan robot dari Rolls-Royce. Jadi Rolls-Royce mampu menghasilkan bentuk kompleks yang diperlukan untuk aerodinamika bilah kipas.

Baca juga; Angkatan Udara Inggris Sukses Terbangkan Pesawat Gunakan Bahan Bakar Sintetis

Titanium masih menjadi pilihan para insinyur untuk tepi depan bilah, tetapi sisanya menggunakan bahan komposit karbon. Ini membuat bilah mesin jauh lebih ringan daripada kipas full-titanium yang digunakan di mesin kelas Trent Rolls-Royce.

Kipas yang ringan ini adalah alasan utama Rolls-Royce mampu membuat mesin sebesar ini. Rolls-Royce mengatakan UltraFan akan menggunakan bahan bakar sekitar seperempat lebih sedikit daripada mesin Trent generasi pertamanya.
Rolls-Royce Rampungkan Pembuatan Mesin Pesawat Terbesar di Dunia, Begini Kehebatannya


Tentu ini membuatnya lebih murah untuk dioperasikan, mampu mencapai jarak tempuh lebih jauh, dan lebih baik untuk lingkungan. Mesin Ultrafan juga menangkap emisi NOx lebih efisien, menurunkannya sekitar 40% dan kurang lebih sama sekali menghilangkan emisi partikulat.

Mesin pesawat Ultrafan ni dirancang untuk berjalan dengan 100% bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Rolls-Royce juga mempertimbangkan elektrifikasi hibrida dan pembakaran hidrogen dalam upaya menuju dekarbonisasi penuh.

Setelah selesai menjalani demonstran teknologi pertama setelah dirakit sepenuhnya, mesin Ultrafan dibawa ke fasilitas Testbed 80 di Derby, Inggris. Ini merupakan fasilitas pengujian "terbesar dan terpintar" di dunia, dirancang dan dibangun khusus sesuai kebutuhan Program pengujian UltraFan.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Satu Lagi Pesawat Tempur...
Satu Lagi Pesawat Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Ini Kecanggihan E-3 AWACS
Jepang Melarang Penggunaan...
Jepang Melarang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April 2026
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Rekomendasi
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Hari Kedua Diserbu Talenta Muda Berprestasi
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved