Ilmuwan Temukan Panel Surya Baru, Setipis Rambut Berkapasitas 18 Kali Lebih Besar

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:38 WIB
loading...
Ilmuwan Temukan Panel...
Peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) menciptakan panel surya dengan kapasitas 18 kali lebih besar per kilogram dan lebih tipis dari rambut manusia. Foto/fossbytes
A A A
WASHINGTON - Peneliti Massachusetts Institute of Technology (MIT) menciptakan panel surya dengan kapasitas 18 kali lebih besar per kilogram dan lebih tipis dari rambut manusia. Dibandingkan dengan panel surya berbasis kaca dan silikon saat ini, berat sel surya ini seperseratus dari berat fotovoltaik tradisional.

Dikutip dari laman natureworldnews, Selasa (27/12/2022), para ilmuwan membuat panel surya ini dari lapisan parylene setebal beberapa mikrometer diaplikasikan ke selembar plastik. Parylene merupakan nama umum untuk Poly-para-xylyneles yang memiliki sifat insulasi listrik, tahan korosi zat kimia, dan kelembapan yang baik.

Selain itu, para peneliti menggunakan tinta yang dapat dicetak menggunakan berbagai bahan untuk menyimpan berbagai lapisan sel surya. Dibutuhkan hingga tiga mikrometer untuk menutupi seluruh struktur sel surya.

Baca juga; China Ubah Gurun Pasir Jadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar, Luasnya 43.000 Km Persegi

Lapisan konversi cahaya-ke-listrik aktif terdiri dari semikonduktor organik, dan elektroda transparan terdiri dari kawat nano perak dan polimer konduktif. Kemudian diberi lapisan tipis lem ke tepi sel surya yang sudah jadi dan berhasil menghubungkannya alirasn listrik pada material kain yang tahan lama dan tipis.

Menurut Vladimir Bulovic, profesor teknik elektro dan ilmu komputer MIT, mengatakan modul kain memiliki berat 0,1 kilogram per meter persegi dan memiliki kapasitas energi 370 watt per kilogram. Meskipun dalam skala laboratorium berukuran kira-kira 10 x 10 sentimeter, Bulovic mengklaim semua dapat ditingkatkan dalam ukuran sebenarnya tanpa hambatan.
Ilmuwan Temukan Panel Surya Baru, Setipis Rambut Berkapasitas 18 Kali Lebih Besar


Sebagai perbandingan, modul surya film tipis yang terbuat dari kadmium-tellurida yang ditempatkan pada substrat kaca memiliki rapat daya 13 W/kg dan berat 14 kg/m2. Sedangkan panel surya silikon perumahan komersial memiliki rapat daya 20 W/kg dan beratnya sama sekitar 10,7 kg/m2.

Untuk digunakan di dunia nyata, sel surya setipis kertas harus stabil. Para ilmuwan bermaksud melakukan pengujian yang lebih menyeluruh dan membuat lapisan enkapsulasi tipis yang tahan cuaca untuk melindungi sel surya selama bertahun-tahun.

Baca juga; Elon Musk: Sel Surya Mampu Penuhi Kebutuhan Listrik Dunia

Bulovic mengklaim bahwa, tanpa pengemasan, sel apa adanya dapat bertahan satu atau dua tahun. Namun, pengemasan dapat memperpanjang umurnya hingga lima hingga sepuluh tahun.
Ilmuwan Temukan Panel Surya Baru, Setipis Rambut Berkapasitas 18 Kali Lebih Besar


Bulovic membayangkan suatu hari ketika karpet panel surya seukuran atap dapat dibeli dan dibuka gulungannya dengan mudah. Penelitian yang dipresentasikan oleh Bulovic dan rekan-rekannya tentang sel surya ultratipis ini telah ini diterbitkan dalam jurnal Small Methods.

Menurut IEEE Spectrum, Bulovic telah mendirikan tiga bisnis, termasuk produsen sel surya transparan Ubiquitous Energy dan perusahaan elektronik quantum-dot QD Vision, yang dibeli Samsung. Melalui startup yang baru didirikan bernama Active Surfaces, dia berniat mengembangkan dan mengkomersialkan lebih lanjut sel surya ultratipis baru.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keajaiban Tibet: Ribuan...
Keajaiban Tibet: Ribuan Panel Surya Ubah Tanah Mati Jadi Subur, Kok Bisa?
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Mengenal Thermofuse...
Mengenal Thermofuse Teknologi Pemutus Otomatis Aliran Listrik saat Suhu Berlebih
XL3 DO: Papan Listrik...
XL3 DO: Papan Listrik Canggih Buatan Lokal dengan Standar Internasional dan TKDN Tinggi
Tesla Garap Proyek Terbaru,...
Tesla Garap Proyek Terbaru, Bangun Panel Surya Terbesar di Dunia
Tesla Ciptakan Atap...
Tesla Ciptakan Atap Surya Futuristik, Selamat Tinggal Tagihan Listrik
Ketua MKI Jateng Dukung...
Ketua MKI Jateng Dukung Percepatan EBT dan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Mengenal Keutamaan Puasa...
Mengenal Keutamaan Puasa Asyura, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Investasi Microsoft...
Investasi Microsoft di Malaysia Lebih Besar di Banding Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved