Bj Habibie Pernah Menolak Membuat Pesawat Spionase untuk Jerman, Begini Kisahnya
Rabu, 21 Desember 2022 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Selain menjadi penemu teori di Jerman, Habibie juga berhasil membuat desain pesawat Airbus A-300, penemu Helikopter Igor Sikorsky dan juga Charles Lindbergh.
Dengan adanya capaian tersebut, Habibie telah mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai negara mulai dari Amerika Serikat, Taiwan, Spanyol, Chile, Italia, Belgia dan Yordania.
Namun sebelum memutuskan pergi meninggalkan Jerman pada tahun 1973, Habibie dilema atas ajakan sahabatnya Adam Malik dan perintah dari Presiden Soeharto serta tawaran pekerjaan untuk membuat beberapa pesawat yang ada di Jerman.
Permintaan tersebut diawali dari pertemuannya dengan Adam Malik yang saat itu sedang menjabat sebagai Menteri Luar Neger di Eropa.
“Kamu berpikirlah untuk tanah air (Penerbangan Indonesia), cari jalan keluarnya untuk mengembangkan penerbangan yang ada di Indonesia” kata Adam Malik dikutip dari buku The True Life Of Habibie karya A. Makmur Makka.
Kemudian dilanjutkan Kolonel Subono Mantofani yang menerima pesan dari Presiden Soeharto, untuk memerintahkan Habibie sementara waktu untuk tetap tinggal di Jerman Barat.
Baca juga : Mengapa BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Penjelasannya
Dengan adanya capaian tersebut, Habibie telah mendapatkan banyak penghargaan dari berbagai negara mulai dari Amerika Serikat, Taiwan, Spanyol, Chile, Italia, Belgia dan Yordania.
Namun sebelum memutuskan pergi meninggalkan Jerman pada tahun 1973, Habibie dilema atas ajakan sahabatnya Adam Malik dan perintah dari Presiden Soeharto serta tawaran pekerjaan untuk membuat beberapa pesawat yang ada di Jerman.
Permintaan tersebut diawali dari pertemuannya dengan Adam Malik yang saat itu sedang menjabat sebagai Menteri Luar Neger di Eropa.
“Kamu berpikirlah untuk tanah air (Penerbangan Indonesia), cari jalan keluarnya untuk mengembangkan penerbangan yang ada di Indonesia” kata Adam Malik dikutip dari buku The True Life Of Habibie karya A. Makmur Makka.
Kemudian dilanjutkan Kolonel Subono Mantofani yang menerima pesan dari Presiden Soeharto, untuk memerintahkan Habibie sementara waktu untuk tetap tinggal di Jerman Barat.
Baca juga : Mengapa BJ Habibie Dijuluki Mr Crack? Ini Penjelasannya
Lihat Juga :