Bj Habibie Pernah Menolak Membuat Pesawat Spionase untuk Jerman, Begini Kisahnya

Rabu, 21 Desember 2022 - 14:39 WIB
loading...
A A A
Meskipun Habibie diperintahkan untuk tetap tinggal di Jerman, ia telah menyiapkan segala sesuatu yang mungkin saja diperlukan. Ada satu hal yang selalu terpikirkan dalam benak habibie, yakni pengalaman yang ia peroleh harus dimanfaatkan untuk pembangunan bangsanya.

Dengan adanya pendirian tersebut, ia pernah menolak ketika diminta untuk membuat desain dari salah satu pesawat untuk keperluan spionase Jerman. Pesawat spionase dari Jerman adalah sebuah pesawat yang memiliki kecepatan tinggi dan memiliki ketinggian diatas 30.000 Km.

Selain itu, Habibie juga pernah mengabaikan sebuah tawaran dari perusahaannya yakni Hamburg yang pada saat itu diamanahi untuk menangani proyek - proyek pesawat kecil. Setelah mengabaikan penawaran tersebut, Habibie memiliki untuk Hamburg Flugzeugbau atau HFB.

HFB adalah sebuah tempat yang bertujuan untuk membangun bagian riset dan pengembangan yang memiliki kaitan erat dengan konstruksi pesawat terbang.

Alasan Habibie memilih HFB sebagai tempat kerjanya, karena dari HFB akan menjadi bekal sebelum ia terbang kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan industri pesawat terbang di tanah air.

BJ Habibie adalah putra tanah air Indonesia yang memiliki jasa yang sangat besar dalam membangun perkembangan Industri pesawat terbang di Indonesia. Dengan kerja kerasnya ia bisa membangun pesawat tanah air N250 Gatotkaca, dan beberapa pesawat lain yang pernah dibangunnya seperti Dornier DO-31 dan R80.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Mengapa F-15E Supercanggih...
Mengapa F-15E Supercanggih Gagal Lolos dari Radar Iran?
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Horor! Siswa Daratkan...
Horor! Siswa Daratkan Pesawat Sendirian usai Instruktur Pilot Lompat Bunuh Diri
Berubah Pikiran Lagi,...
Berubah Pikiran Lagi, AS Akan Pasok Rudal Canggih Tomahawk ke Jerman
Rekomendasi
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Rumah Duka Dipenuhi Pelayat dan Rekan Artis
Berita Terkini
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved