Gunakan Email Ternyata Picu Pemanasan Global

Selasa, 20 Desember 2022 - 15:58 WIB
loading...
Gunakan Email Ternyata...
Terungkap menggunakan email ternyata picu pemanasan global. FOTO/ IST
A A A
LONDON - Mengirim email ternyata berkontribusi pada emisi karbon yang dapat memicu pemanasan global.

BACA JUGA - Dampak Pemanasan Global, Ribuan Ubur-Ubur Mati

Semakin banyak email yang menumpuk maka semakin besar juga kinerja server yang menyimpan email.

Dan parahnya lagi, server ini harus dinyalakan sepanjang hari agar bisa terus beroperasi.

Ini tentu membutuhkan pasokan listrik yang cukup banyak. Untuk itu, menghapus email disebut bisa menjadi solusinya.

Seperti dilansir dari The Good Planet, Selasa (20/12/2022), rata-rata orang, sebagai contoh, orang Amerika Serikat, memiliki sekitar 500 email spam. Jika email tersebut dihapus maka bisa meringankan beban Bumi.

Setiap email diperkirakan menyumbang 0,3 gram karbon dioksida. Itu artinya, dengan menghapus 500 email spam maka ada 175 gram karbon dioksida yang dihilangkan yang mana ini akan berdampak besar bagi kelangsungan Bumi.

Menghapus email memang terlihat sepele. Namun ternyata berkontribusi besar untuk menjaga Bumi. Pada 2019, sebanyak 293,6 miliar email dikirim setiap harinya di seluruh dunia.

Dari jumlah tersebut, 107 miliar email adalah spam. Jika semua orang di seluruh dunia menghapus 10 email spam maka akan menghemat 1.725,00 GB penyimpanan server dan 55,2 juta kWh listrik.

Menghemat 55,2 juta kWh listrik artinya mengurangi 39.035 metrik ton karbon dioksida. Itu sama saja dengan mengurang penggunaan 19.356 ton batubara.

Untuk itu, mulailah untuk menghapus email spam yang tidak diperlukan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Rahasia di Balik Simbol...
Rahasia di Balik Simbol @ Berasal dari Tahun 1536
Manusia Memperlambat...
Manusia Memperlambat Putaran Rotasi Bumi, Ini Buktinya
Miris, Hampir Separuh...
Miris, Hampir Separuh Email yang Dikirim di 2025 Ternyata Racun Digital
8,4 Miliar Lebih Akun...
8,4 Miliar Lebih Akun Email Pengguna Dijual
Laporan Baru PBB: Dunia...
Laporan Baru PBB: Dunia Berada dalam Kondisi Kebangkrutan Air Global
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Mengenal Konsep Green...
Mengenal Konsep Green Building dan Manfaat Penerapannya
Tambang Emas di Bogor...
Tambang Emas di Bogor Meledak, Kapolres: Kadar CO Masih Tinggi
Rekomendasi
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Berita Terkini
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Luncurkan AIcosystem,...
Luncurkan AIcosystem, Telkom Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved