15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi

Senin, 01 Juni 2026 - 11:18 WIB
loading...
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam. Foto/ Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Sebuah bencana senyap, yang mampu memutuskan hubungan umat manusia dengan ruang angkasa, diam-diam terbentuk puluhan ribu kilometer di atas kepala kita.

Menurut RT Rusia, para insinyur danilmuwankedirgantaraan dari beberapa negara baru-baru ini mengeluarkan peringatan serius: orbit Bumi menjadi sangat padat karena puing-puing antariksa berkecepatan tinggi.

Yang paling mengkhawatirkan, bahkan jika umat manusia sepenuhnya menghentikan semua peluncuran roket, krisis puing antariksa tidak akan berhenti; bahkan, krisis tersebut hanya akan memburuk.

Menurut data dari jaringan pemantauan AS, saat ini terdapat lebih dari 33.000 keping puing yang mengorbit Bumi. Kepingan puing ini bergerak dengan kecepatan luar biasa, hingga 28.000 km/jam.

Dengan kecepatan yang sangat tinggi tersebut, bahkan kepingan puing terkecil pun memiliki daya hancur yang dahsyat, mampu menembus pesawat ruang angkasa, satelit, dan bahkan stasiun ruang angkasa berawak secara instan.

Menurut statistik, total berat puing-puing luar angkasa ini melebihi 15.800 ton, setara dengan berat sekitar 40 pesawat penumpang besar yang jatuh dan hancur berkeping-keping saat terbang dengan kecepatan tinggi di orbit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Rekomendasi
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Berita Terkini
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Infografis
4 DNA Presiden AS Dikirim...
4 DNA Presiden AS Dikirim ke Luar Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved