15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Senin, 01 Juni 2026 - 11:18 WIB
loading...
A
A
A
Dari 33.269 objek yang saat ini dilacak, 12.550 adalah puing-puing sebenarnya (termasuk pecahan roket, satelit yang tidak berfungsi, dan puing-puing ledakan), sedangkan 17.682 adalah satelit operasional.
Namun, jumlah puing saat ini hanyalah puncak gunung es. Bahaya paling mematikan terletak pada pemicuan "Sindrom Kessler"—efek domino.
Setiap tabrakan antara puing dan satelit akan menciptakan ratusan keping puing baru, yang pada gilirannya akan bertabrakan dengan objek lain, menciptakan ribuan lagi. Begitu siklus ganas ini dimulai, pada akhirnya akan melumpuhkan seluruh orbit Bumi.
Insinyur aerodinamika Emily Sachs dari Universitas Bath menyoroti fakta yang mencolok: "Bahayanya bukan hanya terletak pada jumlah puing, tetapi juga pada kepadatan dan kecepatannya.
Bahkan jika kita memutuskan untuk menghentikan semua peluncuran roket secara permanen, jumlah puing akan terus meningkat karena tabrakan saat ini dan disintegrasi objek yang ada menciptakan puing baru jauh lebih cepat daripada laju puing lama memasuki kembali atmosfer dan terbakar habis."
Namun, jumlah puing saat ini hanyalah puncak gunung es. Bahaya paling mematikan terletak pada pemicuan "Sindrom Kessler"—efek domino.
Setiap tabrakan antara puing dan satelit akan menciptakan ratusan keping puing baru, yang pada gilirannya akan bertabrakan dengan objek lain, menciptakan ribuan lagi. Begitu siklus ganas ini dimulai, pada akhirnya akan melumpuhkan seluruh orbit Bumi.
Insinyur aerodinamika Emily Sachs dari Universitas Bath menyoroti fakta yang mencolok: "Bahayanya bukan hanya terletak pada jumlah puing, tetapi juga pada kepadatan dan kecepatannya.
Bahkan jika kita memutuskan untuk menghentikan semua peluncuran roket secara permanen, jumlah puing akan terus meningkat karena tabrakan saat ini dan disintegrasi objek yang ada menciptakan puing baru jauh lebih cepat daripada laju puing lama memasuki kembali atmosfer dan terbakar habis."
Lihat Juga :