Bak Punya Roket di Kaki, Ini Penjelasan Ilmiah Gol Sundulan En-Nesyri yang Pulangkan Portugal

Minggu, 11 Desember 2022 - 07:00 WIB
loading...
Bak Punya Roket di Kaki,...
Pesepakbola Maroko Youssey En-Nesyri (nomor punggung 19) mencetak gol tunggal yang memulangkan Portugal dari Piala Dunia 2022 Qatar. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Pesepakbola Maroko Youssef En-Nesyri mencetak gol sundulan yang fantastis di babak perempat final Piala Dunia 2022 Qatar saat melawan Portugal, Sabtu (11/12/2022) tadi malam. Apa yang membuatnya bisa melompat begitu tinggi?

Gol yang dicetak oleh Youssef En-Nesyri memang sangat istimewa. Bahkan dalam siaran pertandingan tersebut, pesepakbola Portugal Cristiano Ronaldo yang duduk di bangku cadangan sempat terlihat geleng-geleng kepala melihat proses gol tersebut.

Dalam proses gol itu Youssef En-Nesyri melompat sangat tinggi menyambut umpan lambung Yahia Attiyat Allah. Situs Goal menyebutkan bahwa gol yang dilakukan Youssef En-Nessyri sangat mirip dengan gol-gol sundulan yang dilakukan Cristiano Ronaldo di masa-masa dia berjaya.

"Goal Youssef En-Nesyri merupakan copy dari goal sundulan dari Ronaldo. Sebuah lompatan menjulang tinggi yang membuat semua orang di sekitarnya tampak seperti terjebak dalam pasir apung," sebut Goal.

Diketahui Cristiano Ronaldo pernah tercatat melakukan gol sundulan dengan lompatan yang sangat fantastis yakni 2,89 meter. Sundulan itu terjadi saat melawan Manchester United pada babak 16 besar Liga Champions musim 2012/2013. Dia juga tercatat berkali-kali melakukan gol sundulan dengan lompatan yang sangat tinggi.

FIFA saat ini memang belum merilis resmi berapa tinggi Youssef En-Nesyri melompat saat mencetak gol tunggal di pertandingan melawan Portugal. Hanya saja dari berbagai video yang beredar tidak bisa diragukan bahwa pesepakbola kelahiran 1 Juni 1997 itu melompat sangat tinggi.

Baca juga : Hyundai Stargazer Raih 4 Bintang Uji Tabrak ASEAN NCAP, Setara Xpander Kalah dari Veloz

Bak Punya Roket di Kaki, Ini Penjelasan Ilmiah Gol Sundulan En-Nesyri yang Pulangkan Portugal


Lalu bagaimana pandangan ilmiah tentang kemampuan Youssef En-Nesyri dan Cristiano Ronaldo yang bisa melompat sangat tinggi. Rhett Allain, profesor fisika di Universitas Louisiana Tenggara, Amerika Serikat dalam tulisan "Pandangan Ilmiah mengenai Lompatan Vertikal di Cabang Olahraga", yang ditulis di WIRED menyebutkan melompat adalah suatu upaya fisik yang kompleks.

Dari sudut pandang fisika melompat seperti yang dilakukan Cristiano Ronaldo dan Youssef En-Nesyri sangat kompleks dan itu bahkan tidak disadari para atlet. "Melompat merupakan tindakan yang menggabungkan energi, inersia, massa, dan momentum, dengan faktor fisiologis dan biomekanik," tulisnya.

Dia menyebutkan lompatan yang ada saat ini dibedakan dalam dua cara yakni lompatan vertikal dan lompatan sambil berlari. Kecepatan berlari bisa menghasilkan momentum yang tidak didapat dari melompat vertikal.

"Kecepatan adalah hasil dari kontraksi otot. Semakin cepat mereka berkontraksi, semakin besar torsi, atau putaran lengan atau tungkai di sekitar sendi. Jika kontraksi dan torsi otot disalurkan ke arah yang benar, tubuh dapat mencapai daya angkat," jelasnya.

Hanya saja hal itu tidak semudah apa yang dikatakan. Ada beberapa faktor yang membuat hal itu sangat sulit dilakukan. Pertama faktor otot dan berat badan yang ada.

Baca juga : Puluhan Mobil Modifikasi Berebut Gelar Master di Final BlackAuto Battle 2022

"Badan kita sangat berat, dan cara untuk melawan gravitasi di bumi, untuk melompat, adalah kecepatan dan kekuatan. Sayangnya tidak semua orang bisa menghasilkan kecepatan dan memiliki kekuatan yang dapat melakukan lompatan itu dengan baik," jelasnya.

Otot seorang atlet harus fleksibel agar dapat menghasilkan kecepatan yang cukup. Otot yang terlatih dan kuat bisa jadi pegas dan mendorong tubuh melompat dari tanah. Mobilitas dan fleksibilitas otot itu diyakini olehnya didapat melalui rutinitas latihan yang tepat. Latihan itu diyakini dapat meningkatkan fleksibilitas dan mobilitas otot secara signifikan.

Pernyataan Allan Reit setidaknya didukung oleh penelitian yang dilakukan pada Cristiano Ronaldo di 2011. Penelitian yang terungkap lewat film dokumenter "Ronaldo: Tested To The Limit" itu menjadi jawaban mengapa pesepakbola Portugal itu bisa melompat tinggi.

Dari hasil penelian yang dilakukan para ilmuwan tersebut menghasilkan beberapa kesimpulan. Eks pemain Manchester United itu ternyata memiliki lemak tiga persen lebih sedikit ketimbang supermodel.

Ronaldo juga mempunyai lingkar paha 61,7 cm. Bahkan, Ronaldo bisa berlari sejauh 25 meter dalam waktu 3,61 detik, ia hanya 0,3 detik lebih lambat dari pelari cepat profesional. Kombinasi-kombinasi itulah yang membuat dia bisa menyundul bola dengan melompat sangat tinggi.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cristiano Ronaldo Terjun...
Cristiano Ronaldo Terjun Langsung dalam Pengembangan Teknologi AI
Kenalkan Channel YouTube...
Kenalkan Channel YouTube Baru, Cristiano Ronaldo Siap Gemparkan Jagat Maya
Ambisi Nomor 1 Cristiano...
Ambisi Nomor 1 Cristiano Ronaldo, Kalahkan Subscribers MrBeast
TikTok dan YouTube Blokir...
TikTok dan YouTube Blokir Akun Cristiano Ronaldo karena Tak Sanggup Bayar?
Rasakan Langsung Manfaatnya,...
Rasakan Langsung Manfaatnya, Cristiano Ronaldo Investasi ke Perusahaan Teknologi
Dilewati Lempeng Afrika...
Dilewati Lempeng Afrika dan Eurasia, Ini Penghuni Pegunungan Atlas Maroko yang Ditakuti
Messi Pemersatu, Ronaldo...
Messi Pemersatu, Ronaldo Biang Masalah Portugal
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Rekomendasi
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Rincian UKT Jalur Mandiri...
Rincian UKT Jalur Mandiri Unair 2026, Berapa Biaya Kuliah Prodi Pilihanmu?
Bonatua Ungkap Alasan...
Bonatua Ungkap Alasan Gugat Penyelenggara Pemilu hingga UGM terkait Legalisir Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Fosil Terlupakan selama...
Fosil Terlupakan selama 40 Tahun Ternyata Dinosaurus Pertama Antartika
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved