5,4 Juta Data Pribadi Pengguna Twitter Bocor

Rabu, 30 November 2022 - 18:26 WIB
loading...
5,4 Juta Data Pribadi...
BleepingComputer menyebut data-data ini dengan mudahnya dicuri karena ada kerentanan Application Programming Interface (API) di sistem Twitter. FOTO/ IST
A A A
MENLO PARK - 5,4 juta data pribadi pengguna Twitter dikabarkan bocor ke forum hacker Breached.



BleepingComputer menyebut data-data ini dengan mudahnya dicuri karena ada kerentanan Application Programming Interface (API) di sistem Twitter.

Menurut BleepingComputer, seorang hacker telah mengkonfirmasi bahwa dirinyalah yang bertanggung jawab untuk mengeksploitasi kelemahan. Hacker tersebut juga mengaku bahwa beberapa data diantaranya didapat dari hacker lain bernama "Devil".

Dikatakan bahwa mereka juga memperoleh 1,4 juta profil Twitter untuk akun yang ditangguhkan melalui kerentanan yang sama. Tapi hacker tidak mengungkapnya, hanya mengatakan bahwa data dibagikan secara pribadi ke beberapa hacker saja.

Seperti dilansir dari Engadget pada Rabu (30/11/2022), pakar keamanan siber, Chad Loder telah mengungkapkan bahwa puluhan juta catatan Twitter lainnya mungkin telah dikumpulkan menggunakan API yang sama.

Ia menyebut data yang dikumpulkan dapat mencakup nomor telepon pribadi beserta informasi publik.

Loder pun memposting sampel yang telah disunting di Mastodon, hal ini ia lakukan karena dia tiba-tiba diblokir dari Twiter tanpa alasan yang jelas.

Loder mengungkapkan bahwa data yang bocor ini bisa dimanfaatkan oleh orang jahat untuk phishing dan penipuan lainnya. Informasi itu juga dapat dimanfaatkan untuk mengungkap identitas dari akun Twitter pribadi.

Jadi mengingat kebocoran data ini sudah dikonfirmasi oleh beberapa pihak, sudah sepatutnya berhati-hati terhadap email atau teks mencurigakan yang mengaku berasal dari Twitter.

Pastikan juga menggunakan autentikasi dua faktor.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cloudflare Kenalkan...
Cloudflare Kenalkan AI untuk Mencegah Pencurian Data
Rusia Siapkan Platform...
Rusia Siapkan Platform Khusus untuk Blokir Nomor Telepon dan Website Berbahaya
Blokir Konten yang Dicap...
Blokir Konten yang Dicap Berbahaya , X Gugat India
Elon Musk Umumkan X...
Elon Musk Umumkan X Diserang Besar-besaran
Bank di Arab Saudi Dilarang...
Bank di Arab Saudi Dilarang Gunakan WhatsApp
Hacker China dan Iran...
Hacker China dan Iran Manfaatkan Chatbot AI Google Gemini untuk Serangan Siber
Pengguna Android Makin...
Pengguna Android Makin Aman, Google Play Protect Langsung Sikat Aplikasi Berbahaya
SEC AS Gugat Elon Musk...
SEC AS Gugat Elon Musk Terkait Akuisisi Twitter
Logo Berubah, X Siap...
Logo Berubah, X Siap Dilengkapi AI Grok
Rekomendasi
Dibayangi Tarif Trump,...
Dibayangi Tarif Trump, Harga Emas Terbang ke Rp1.836.000 per Gram
Dehidrasi Bisa Picu...
Dehidrasi Bisa Picu Stroke, E-Money Khusus Dukung Kesehatan Masyarakat
Tak Hanya pada Indonesia,...
Tak Hanya pada Indonesia, Trump Terapkan Tarif untuk Israel dalam Perang Dagang Global
Berita Terkini
AI Akan Gantikan Posisi...
AI Akan Gantikan Posisi 4 Ribu Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara
2 jam yang lalu
Teknologi Penerjemah...
Teknologi Penerjemah AI DeepSeek Bantu Misi Penyelamatan di Myanmar
3 jam yang lalu
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
5 jam yang lalu
ChatGPT Tambah 1 Juta...
ChatGPT Tambah 1 Juta Pengguna Baru dalam Satu Jam setelah Tren Studio Ghibli
22 jam yang lalu
Spesifikasi dan Harga...
Spesifikasi dan Harga Google Pixel 9a, HP Terjangkau Kaya Fitur AI yang Tidak Masuk Indonesia
1 hari yang lalu
5 Ikan Paling Beracun...
5 Ikan Paling Beracun di Dunia, Sekali Sentuh Nyawa Melayang!
1 hari yang lalu
Infografis
Respons Kemlu Soal Relokasi...
Respons Kemlu Soal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved