Hacker Rusia Ungkap Data Sensitif Soal Aborsi dan HIV di Australia

Selasa, 15 November 2022 - 20:15 WIB
loading...
A A A
Menteri keamanan siber Australia Clare O'Neil mengatakan kepada parlemen bahwa tanggapan oleh pihak berwenang dan lembaga publik termasuk 'menempatkan keamanan protektif di sekitar data pemerintah, polisi negara bagian yang bekerja dengan individu yang terkena dampak, organisasi dukungan dan konseling kesehatan mental, dan menerapkan rencana manajemen di sekitar orang-orang yang memiliki beberapa kerentanan yang sangat spesifik'.

Pada hari Jumat, polisi Australia mengatakan mereka yakin peretas yang berbasis di Rusia berada di balik serangan siber. Komisaris Polisi Federal Australia (AFP) Reece Kershaw menyalahkan sekelompok penjahat siber yang berafiliasi longgar yang kemungkinan bertanggung jawab atas pelanggaran besar lainnya di seluruh dunia atas serangan terhadap Medibank.

Kershaw mengatakan AFP tahu individu mana yang bertanggung jawab tetapi tidak akan menyebutkan nama mereka saat ini. Kershaw mengatakan AFP akan mengadakan pembicaraan dengan penegak hukum Rusia tentang individu-individu tersebut.

"Untuk para penjahat, kami tahu siapa Anda dan terlebih lagi, AFP memiliki beberapa langkah signifikan dalam hal membawa pelaku luar negeri kembali ke Australia untuk menghadapi sistem peradilan," katanya.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Rekomendasi
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Duit Ratusan Juta Disita...
Duit Ratusan Juta Disita KPK dalam OTT Bupati Lombok Barat
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Berita Terkini
Bukan Cuma Otomatisasi,...
Bukan Cuma Otomatisasi, Fitur AI Mekari Talenta Dorong HR Jadi Mitra Strategis Bisnis
Lewat Forum CorpU Association...
Lewat Forum CorpU Association Insight, Telkom Percepat Transformasi Talenta
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved