Pesawat Luar Angkasa Militer AS X-37B Catatkan Rekor 900 Hari di Orbit
Senin, 07 November 2022 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Eksperimen Laboratorium Penelitian Angkatan Laut AS (Naval Research Laboratory/NRL) juga dilakukan di pesawat luar angkasa. Program ini mengevaluasi teknologi untuk mengubah tenaga surya menjadi energi gelombang mikro frekuensi radio.
“Eksperimen itu, yang disebut Modul Antena Radio-frekuensi Fotovoltaik, atau PRAM, terus menghasilkan data. Semakin lama kita di atas sana, semakin banyak kita belajar,” kata Paul Jaffe, insinyur elektronik dan peneliti NRL dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Senin (7/11/2022).
Baca juga; Rusia Melanjutkan Proyek Pesawat Luar Angkasa Era Perang Dingin
![Pesawat Luar Angkasa Militer AS X-37B Catatkan Rekor 900 Hari di Orbit]()
Robot X-37B tidak diragukan lagi membawa muatan lain yang tidak kita ketahui pada misi OTV-6. Teknologi yang diuji dalam program X-37B meliputi panduan lanjutan, navigasi dan kontrol, sistem perlindungan termal, avionik, struktur dan segel suhu tinggi.
Termasuk insulasi yang dapat digunakan kembali, sistem penerbangan elektromekanis ringan, sistem propulsi canggih, material canggih dan penerbangan orbital otonom, masuk kembali dan mendarat,” kata pejabat Angkatan Luar Angkasa AS.
Sementara itu, pesawat ruang angkasa orbital China, yang dikatalogkan sebagai 53357/2022-093A, juga mengitari Bumi dan ditinggikan posisinya pada 4 Agustus. Pelacak luar angkasa Robert Christy dari Orbital Focus mencatat bahwa pesawat China baru-baru ini mengeluarkan sesuatu ke luar angkasa.
“Eksperimen itu, yang disebut Modul Antena Radio-frekuensi Fotovoltaik, atau PRAM, terus menghasilkan data. Semakin lama kita di atas sana, semakin banyak kita belajar,” kata Paul Jaffe, insinyur elektronik dan peneliti NRL dikutip SINDOnews dari laman Space.com, Senin (7/11/2022).
Baca juga; Rusia Melanjutkan Proyek Pesawat Luar Angkasa Era Perang Dingin

Robot X-37B tidak diragukan lagi membawa muatan lain yang tidak kita ketahui pada misi OTV-6. Teknologi yang diuji dalam program X-37B meliputi panduan lanjutan, navigasi dan kontrol, sistem perlindungan termal, avionik, struktur dan segel suhu tinggi.
Termasuk insulasi yang dapat digunakan kembali, sistem penerbangan elektromekanis ringan, sistem propulsi canggih, material canggih dan penerbangan orbital otonom, masuk kembali dan mendarat,” kata pejabat Angkatan Luar Angkasa AS.
Sementara itu, pesawat ruang angkasa orbital China, yang dikatalogkan sebagai 53357/2022-093A, juga mengitari Bumi dan ditinggikan posisinya pada 4 Agustus. Pelacak luar angkasa Robert Christy dari Orbital Focus mencatat bahwa pesawat China baru-baru ini mengeluarkan sesuatu ke luar angkasa.
Lihat Juga :