Sistem Pertahanan Planet NASA Sukses, Misi DART Perpendek Orbit Dimorphos selama 32 Menit
Rabu, 12 Oktober 2022 - 10:18 WIB
loading...
A
A
A
Diketahui, misi DART menabrakkan asteroid Dimorphos secara langsung dengan kecepatan sekitar 22.530 km per jam. Misi ini ditargetkan untuk mempersingkat orbit asteroid Dimorphos beberapa menit, bahkan jika hanya 73 detik sudah dianggap sukses.
Dengan melakukan itu, misi DART akan mendemonstrasikan metode pertahanan planet baru, yang memungkinkan untuk memantulkan asteroid yang mengancam Bumi agar menjauh. Misi ini bukan menghancurkan asteroid, namun mengubah jalur lintasannya agar menjauhi Bumi.
![Sistem Pertahanan Planet NASA Sukses, Misi DART Perpendek Orbit Dimorphos selama 32 Menit]()
Para ilmuwan masih meneliti bagaimana dampak puing-puing asteroid yang timbul akibat benturan dengan misi DART. Ini melibatkan analisis lebih lanjut dari ejecta dan karakteristik asteroid, dengan memanfaatkan gambar dan data dari pesawat ruang angkasa LICIACube terdekat.
Baca juga; Tabrakan Wahana DART dan Asteroid Dimorphos Ciptakan Puing Sejauh 10.000 Km
Misi Hera Badan Antariksa Eropa, yang dijadwalkan diluncurkan pada 2024, juga akan mempelajari efek benturan dari dekat. “DART telah memberi kami beberapa data menarik tentang sifat asteroid dan efektivitas penabrak kinetik sebagai teknologi pertahanan planet,” kata Nancy Chabot, Kepala Koordinasi DART dari Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins dikutip dari laman Newatlas.
Dengan melakukan itu, misi DART akan mendemonstrasikan metode pertahanan planet baru, yang memungkinkan untuk memantulkan asteroid yang mengancam Bumi agar menjauh. Misi ini bukan menghancurkan asteroid, namun mengubah jalur lintasannya agar menjauhi Bumi.

Para ilmuwan masih meneliti bagaimana dampak puing-puing asteroid yang timbul akibat benturan dengan misi DART. Ini melibatkan analisis lebih lanjut dari ejecta dan karakteristik asteroid, dengan memanfaatkan gambar dan data dari pesawat ruang angkasa LICIACube terdekat.
Baca juga; Tabrakan Wahana DART dan Asteroid Dimorphos Ciptakan Puing Sejauh 10.000 Km
Misi Hera Badan Antariksa Eropa, yang dijadwalkan diluncurkan pada 2024, juga akan mempelajari efek benturan dari dekat. “DART telah memberi kami beberapa data menarik tentang sifat asteroid dan efektivitas penabrak kinetik sebagai teknologi pertahanan planet,” kata Nancy Chabot, Kepala Koordinasi DART dari Laboratorium Fisika Terapan Johns Hopkins dikutip dari laman Newatlas.
(wib)
Lihat Juga :