China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro yang Mampu Matikan Satelit

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:01 WIB
loading...
China Kembangkan Sistem...
China Kembangkan Sistem Penggerak Gelombang Mikro . FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - China dilaporkan sedang mengembangkan sistem penggerak gelombang mikro daya tinggi (HPM) yang berpotensi menghancurkan atau melumpuhkan satelit di orbit Bumi rendah (LEO), termasuk jaringan Starlink milik SpaceX.


Seperti dilansir dari South China Morning Post. China telah mengembangkan sistem penggerak gelombang mikro daya tinggi (HPM) yang disebut TPG1000Cs yang dapat merusak atau melumpuhkan satelit di orbit Bumi rendah, termasuk Starlink milik SpaceX.

TPG1000Cs dapat menghasilkan energi gelombang mikro hingga 20 gigawatt dan menembak selama 60 detik tanpa henti, jauh lebih efektif daripada sistem sebelumnya.

Sistem ini memiliki kemampuan untuk menghancurkan satelit LEO tanpa menciptakan puing-puing luar angkasa dan telah diuji hingga 200.000 pulsa stabil, dengan potensi penggunaan dalam konflik militer.

Sistem baru, yang dikenal sebagai TPG1000Cs, dikembangkan oleh para peneliti di Institut Teknologi Nuklir Barat Laut (NINT).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Anak 6 Tahun Meninggal...
Anak 6 Tahun Meninggal dalam Uji Coba Rekayasa Gen di China: Bayar Rp14 Miliar, Diinfus Triliunan Virus
Rekomendasi
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Ini Tips Memilih Tumbler...
Ini Tips Memilih Tumbler sesuai Kebutuhan, dari Ngopi hingga Traveling
Berita Terkini
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Waspadai Heat Stroke,...
Waspadai Heat Stroke, Jakarta Bakal Terasa Jauh Lebih Gerah hingga Akhir September 2026
Apple Siap Kenalkan...
Apple Siap Kenalkan Kacamata Pintar Terbaru di WWDC 2027
Dukung Vokasi, LG Hadirkan...
Dukung Vokasi, LG Hadirkan Kelas Multimedia Modern di SMKN 2 Tangerang Selatan
Nothing Ear (3a): Berani...
Nothing Ear (3a): Berani Beda di Pasar yang Menghukum Merek Asing
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved