Rusia Masukkan Meta dalam Daftar Organisasi Teroris dan Ekstremis

Rabu, 12 Oktober 2022 - 09:28 WIB
loading...
Rusia Masukkan Meta...
Rusia memasukkan Meta, perusahaan yang memiliki Facebook dan Instagram, ke dalam daftar organisasi teroris dan ekstremis. Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
MOSKOW - Rusia memasukkan Meta , perusahaan yang memiliki Facebook dan Instagram, ke dalam daftar organisasi teroris dan ekstremis. Pengadilan Distrik Tverskoy Moskow menyatakan Meta sebagai “organisasi ekstremis” dan melarang kegiatannya di Rusia.

“Mengutip laporan Kantor Berita Rusia Interfax, kedua platform tersebut (Facebook dan Instagram) dilarang di Rusia pada bulan Maret karena Russophobia,” tulis BBC, Rabu (12/10/2022). Raksasa teknologi Meta sebelumnya mengizinkan pengguna Facebook dan Instagram di beberapa negara untuk menyerukan kekerasan terhadap tentara Rusia di tengah perang dengan Ukraina.

Sementara itu, Kantor Kejaksaan Rusia telah mulai mengeluarkan peringatan kepada pengguna Meta. Menurut laporan saluran TV Dozhd, salah satu pengguna, Pavel Chikov, kepala organisasi hak asasi manusia "Agora" di Rusia menerima peringatan karena melanggar undang-undang ekstremisme untuk posting Instagram-nya.

Baca juga; Meta Senggol Vladimir Putin, Instagram Hilang Seketika dari Rusia

Meta mengajukan banding atas larangan tersebut tetapi dikuatkan oleh pengadilan Moskow pada bulan Juni. Raksasa teknologi AS telah menolak tuduhan mempromosikan sentimen anti-Rusia. Larangan itu tidak berlaku untuk WhatsApp, yang juga dimiliki Meta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Rekomendasi
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Berita Terkini
Modernisasi Infrastruktur...
Modernisasi Infrastruktur TI Kunci Efisiensi dan Ketahanan Bisnis di Era Digital
iPhone 18 Pro Max Kapasitas...
iPhone 18 Pro Max Kapasitas Baterai Diklaim Jauh Melampaui Samsung S26 Ultra
Setelah GTA 6 Dijual...
Setelah GTA 6 Dijual Rp1,4 Juta, Game Lain Ikut-Ikutan Naik!
Eropa Kepanasan tapi...
Eropa Kepanasan tapi Tak Mau Pasang AC: Dilema Iklim yang Bunuh 250 Orang dalam Seminggu
Lewat Rural Youth AI...
Lewat Rural Youth AI Facilitator, Telkom Akselerasi Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved