Hacker Korea Utara Pakai Perangkat Lunak Open Source Dalam Serangan Terbaru

Sabtu, 01 Oktober 2022 - 08:20 WIB
loading...
Hacker Korea Utara Pakai...
Kelompok peretas Lazarus yang terkenal di Korea Utara menggunakan taktik rekayasa sosial untuk memanipulasi korban agar mengunduh utilitas sumber terbuka yang di-trojan. Foto/opensourceforu
A A A
PYONGYANG - Kelompok peretas Lazarus yang terkenal di Korea Utara menggunakan taktik rekayasa sosial untuk memanipulasi korban agar mengunduh utilitas sumber terbuka yang di-trojan. Serangan menargetkan pekerja di bisnis di berbagai sektor, termasuk media, pertahanan dan kedirgantaraan, dan layanan TI di Amerika Serikat, Inggris, India, dan Rusia.

Peringatan itu datang dari Microsoft, yang mengatakan tim pencegahan ancaman untuk jaringan sosial profesional LinkedIn mendeteksi peretas Korea Utara dengan menggunakan profil palsu. Raksasa komputasi ini berhasil melacak Grup Lazarus sebagai Seng (Zinc), yang juga dikenal sebagai Labyrinth Chollima.

Dikutip dari laman opensourceforu, Sabtu (1/10/2022), Microsoft mengklaim telah melihat Zinc menggunakan “berbagai perangkat lunak open source termasuk Putty, KiTTY, TightVNC, Sumatra PDF Reader, dan penginstal perangkat lunak muPDF/Subliminal Recording untuk serangan ini.”

Baca juga; Uang Kripto Senilai Rp5,68 Triliun Raib Dicuri Hacker Korea Utara

Cybersecurity and Infrastructure Security Agency dan FBI telah memperingatkan tentang pintu belakang Blindingcan, yang bertindak sebagai Trojan akses jarak jauh yang berfungsi penuh. Malware ini mampu mengambil informasi, memanipulasi proses, mengambil dan memodifikasi file.

Malware ini juga telah dikembangkan menjadi varian yang lebih baru yang disebut CopperHedge. Lazarus terkenal karena menggunakan taktik rekayasa sosial sebagai vektor akses awal dan sebelumnya telah menggunakan posting pekerjaan LinkedIn palsu untuk memikat pengguna agar mengunduh muatan berbahaya.

Aplikasi trojan juga menyertakan pembaca dokumen Sumatra PDF dan muPDF/Subliminal Recording. Mulai awal bulan ini, peretas juga mulai mengirimkan versi trojan dari TightVNC Viewer, perangkat lunak desktop jarak jauh open source.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
340 Juta Data Pengguna...
340 Juta Data Pengguna Situs Dewasa OnlyFans Dijual Hacker
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Peringatan Keamanan...
Peringatan Keamanan Temukan AC, TV, dan Mesin Cuci Bisa Diretas
Bukan Cuma Adu Rudal,...
Bukan Cuma Adu Rudal, Hacker dan AI Jadi Malaikat Maut di Perang AS-Israel vs Iran
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Rekomendasi
Raja Charles III Dikabarkan...
Raja Charles III Dikabarkan Akan Bertemu Archie dan Lilibet, Isyarat Damai Keluarga Kerajaan?
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved